SOICHIRO HONDA

​Dulu … Di Jepang, ada anak laki2, tidak Pintar  .. sakit2an .. Tidak Ganteng juga .. 

.
di kelas duduknya paliiiiiing belakang karena takut disuruh maju ke depan oleh Guru …..

.
Tiap hari nemani Ayahnya di bengkel reparasi mesin pertanian didesa Kamyo distrik Shizuko … 

.
Di usia 8 tahun dia mampu mengayuh sepeda sejauh 14 km hanya untuk melihat Pesawat Terbang ……

.
Usia 15 tahun putus sekolah dan bekerja di bengkel mesin di Hary Shokai Company … 

.
Usia 21 tahun diserahi buka cabang …. 
Karena rajin.Bengkelnya maju pesat. 
Tapi dia tak puas dan memutuskan jadi wirausaha dg buka bengkel sendiri …. 

.
Dan memproduksi Ring Piston …. Sayang … TOYOTA menolak karyanya karena dianggap jauh dari Standar …. Dia di bully dan diejek teman2nya ….. 

.
Dia sedih dan jatuh sakit ….
Setelah sembuh, dia putuskan kuliah untuk cari ilmu … Namun dia Drop out tdk bs meneruskan kuliah …. Dia berusaha dan mencoba dan selalu gagal berkali-kali …..

.
Tahun 1947, Jepang porak poranda …. Hidupnya makin parah … Semua dijual untuk kebutuhan sehari hari termasuk mobil kesayangannya dia jual ….
Dari kondisi inilah Titik balik kehidupannya berubah ….!!!

.
Dia punya sepeda kayuh satu2nya … Dia pasang motor kecil di sepeda nya …. Dan tanpa disangka … ” Sepeda yg ada Motor kecil nya itulah yg merubah hidupnya” …..
Banyak yg mau membeli, akhirnya dia memproduksi byk hasil karyanya itu ….
Usahanya berkembang pesat hingga merambah produksi Mobil ….. 

Dan menggurita di seluruh dunia … 
Termasuk Indonesia …… 

Dia menjadi Founding Father yg melegenda …. 
Dia … SOICHIRO HONDA …. 
(Pemilik Perusahaan Honda dari Jepang)

Apa yg dia ucapkan????

.
….Tidak ada sukses tanpa perjuangan…!!!

.
Orang Hanya melihat Saat aku berdiri dengan deretan Mobil dengan segala Kesuksesanku ….
Ketahuilah … Itu cuma 1% keberhasilanku …. 99% adalah kegagalanku ….jarang org yg mau melihatnya.

.
Orang lebih silau dg hasil kesuksesan…
Tanpa mau melihat bgmn kesuksesan itu dibentuk melalui sebuah proses yg berat, susah payah, jatuh bangun, dicaci, diejek, dibully, dikhianati, diremehkan….!!!

.
Sukses butuh semangat pantang menyerah, perjuangan dan doa, bahkan darah dan air mata…..!!!

Semoga bermanfaat…
Sumber : WA

Advertisements

Al-Khawarizmi

Kutiru ahli astronomi & matematika muslim ternama:

“Al-Khawarizmi”

Muhammad bin Musa Al Khawarizmi adalah ilmuwan matematika penemu bilangan nol. Ia lahir di Khawārizm (Khiva, Uzbekistan) sekitar tahun 780. Karenanya ia dikenal sebagai Al-Khawarizmi.

Al-Khawarizmi juga disebut sebagai Bapak Matematika atau Bapak Aljabar. Sebab, aljabar yang hingga kini digunakan berasal dari bukunya, Al-Jabar. Buku karyanya itu membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Selain ahli matematika, Al-Khawarizmi juga ahli astronomi dan astrologi.

Suatu hari, Al-Khawarizmi ditanya tentang calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusnya.

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0.
Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10
Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000..!

Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.
Berarapun 0 dihimpun, ia tetap 0..!”

Demikianlah jawaban hebat dengan matematika. Al-Khawarizmi mengajarkan kepada kita, mencari istri hendaklah menjadikan agama sebagai pertimbangan utama.

Jika agamanya baik, maka kelebihan-kelebihan yang lain akan menjadi kebaikan yang berlipat ganda. Namun jika agamanya tidak ada, tidak berguna segala kelebihan wanita.

Yang dimaksud dengan agama bukanlah sekedar pengetahuan. Bukan pula latar belakang pendidikan jurusan agama. Tetapi pemahaman dan pengamalannya.

Agamanya baik, artinya ia memahami agama dan mengamalkannya.

Agamanya baik, artinya akhlaknya baik. Agamanya baik, artinya karakternya baik.

Wanita cantik dan agamanya baik, ia akan menggunakan kecantikannya untuk melayani suami. Persis seperti gambaran istri membahagiakan dalam hadits Nabi; jika dipandang ia menyenangkan. Maka ketenangan dan kebahagiaan pun memenuhi kehidupan pernikahan.

Wanita kaya dan agamanya baik, ia akan menggunakan kekayaannya di jalan kebaikan. Seperti bunda Khadijah, ia membantu suami berdakwah, ia menggunakan hartanya untuk perjuangan Rasulullah.

Wanita dari nasab terhormat dan agamanya baik, ia menjadi kehormatan tersendiri bagi suami. Dan juga menjadi saham yang baik bagi anak-anaknya nanti.

Maka jika engkau bertanya wanita manakah yang terbaik untuk menjadi istri, sesuai rumus Al Khawarizmi, jawabannya adalah pertama-tama carilah wanita shalihah barulah engkau perhitungkan kelebihan-kelebihan lainnya.
.

jadi bagaimana?

(sekilas cerita yang ditulis oleh salah satu guru kami 🙂 )

Sumber : broadcast wa