Orang Sukses vs Orang Gagal

​Dapet ceramah bagus dari Pak Antonio Syafi’i.

.
Pernah ngerasa kalau misalkan banyak tugas ga dikerjain karena ga ada waktu?  Pernah berandai-andai waktu bisa lebih dari 24 jam? Pernah ngerasa banyak resolusi di awal tahun tapi taunya belum tercapai udah tahun baru lagi aja? Mungkin banyak dari kita yang merasa seperti itu,  termasuk saya sendiri. 

.
Nah sekarang, apakah kita-kita aja yang dikasih 24 jam sehari? Ngga kan, semua manusia diberikan waktu 24 jam sehari. Terus kenapa, banyak orang yang bisa sukses di usia 20 tahunan, dan banyak orang juga yang udah kepala 4 tapi karirnya stuck disitu2 aja? Padahal waktu yang diberikan sama-sama 24 jam juga? 

.
Pertama kita bahas dulu pembagian kasar dari 24 jam yang kita punya dalam sehari tersebut. Anggap kita gunakan 8 jam untuk tidur,  kita gunakan 8 jam untuk bekerja atau belajar,  lalu kita gunakan 2 jam untuk makan, mandi,  urusan toilet,  dll. Artinya, kita rata-rata punya 4 jam sehari yang bisa kita gunakan secara bebas.  Nah sekarang, apa perbedaannya antara orang sukses dan gagal tersebut? 

.
The answer is simple. Time management. Ada beberapa hukum yang kita sudah sangat familiar dalam Islam. Hukum wajib,  sunnah,  haram,  makruh,  mubah, dll. Hal-hal seperti solat puasa yang hukumnya wajib sudah pasti kita lakukan,  sebaliknya dengan hal-hal haram yang kita tinggalkan. Permasalahannya terletak pada yang mubah. Manusia, terutama kita sebagai umat muslim, terlalu banyak menghabiskan waktu di hal-hal yang bersifat mubah tersebut. Nonton tv hukumnya mubah,  boleh-boleh aja, tapi kalau nontonnya 5 jam sehari? Main aov hukumnya ya mubah-mubah aja,  tapi kalau mainnya 5 jam sehari? 

.

Orang gagal terlalu sering menghabiskan waktu di hal-hal yang mubah,  tapi ga bermanfaat, sementara orang sukses sebaliknya. Memanfaatkan waktunya untuk hal yang mubah, tapi bermanfaat. 

.
That’s why ada anak 6 tahun udah bisa hafal Al-Qur’an, sementara saya sendiri 1 juz aja belum hafal. 

.

Thats why seringkali orang tua kita agak sulit memahami bahasa inggris, sementara kita kalau nonton film prefer subtitle bahasa inggris. Para anak penghafal Al-Qur’an itu menyediakan waktunya untuk menghafal, sama seperti kita yang menyediakan waktu kita untuk belajar bahasa inggris. 

.
Pertanyaannya, mau sampai kapan? Menggunakan 4 jam tersebut untuk hal-hal yang tidak bermanfaat? 

.

Mau sampai kapan, resolusi di tiap tahun baru harus diulang di tahun baru berikutnya? Mungkin bukan resolusinya yang terlalu sulit, tapi tidak ada waktu yang kita sediakan untuknya. 

.
So, di awal tahun baru ini, yuk kita gunakan 24 jam kita dengan lebih efektif!! Supaya resolusi di tahun 2018 ini ga harus terulang di tahun 2019 nanti 🙂 
(Sumber = Dari ceramah Pak Antonio Syafi’i,  kajian rutin awal bulan, Masji Andalusia Sentul City, 1 Januari 2018)

.

.

.

Sumber : WAG

Advertisements

MARI BELAJAR GAYA HIDUP BANGSA CHINA

Batak Bugis Madura disebut Pekerja Keras.. 
.

Tapi kalah dgn orang China

.
👇🏿👇🏿👇🏿

.
MARI BELAJAR GAYA HIDUP BANGSA CHINA

.

Oleh : KH. A. Hasyim Muzadi

.

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al Hikam Malang

.

Saya ingin menyampaikan sesuatu yang menarik tentang RRC (Tiongkok) kepada kamu semua. Dengan perjalanan ini, saya menjadi lebih mengerti kenapa Rasulullah SAW menganjurkan kita supaya mencari ilmu, sekalipun ke Negeri Cina. Saya perhatikan ada beberapa kekhususan dari China, yaitu:

.

1. Segi Historis (Sejarah)

.

China adalah bangsa yang tua karena beribu-ribu tahun sebelum masehi, China sudah menjadi bangsa yang besar bersama dengan Romawi, Yunani, Persia, India, dll. Ini adalah bangsa-bangsa tua yang ribuan tahun sebelum masehi sudah dikenal dalam sejarah.

.

2. Segi Geografis

.

China persis berada pada posisi tengah-tengah dari Benua Asia. Adapun selisih waktu antara Beijing dengan Jakarta hanya 1 jam sebagaimana selisih WIB dan WITA.

.

Luas Negara China ini luar biasa, bahkan melampui luasnya Amerika Serikat dan hampir sama dengan luas Uni Sovyet sebelum pecah.

.

3. Segi Populasi

.

Negara China mempunyai jumlah populasi terbesar di dunia, yaitu mencapai 1,3 milyar jiwa. Ini jumlah penduduk yang ada di China daratan, belum lagi bangsa China berada di luar China (Overseas China). Di Negara mana-mana pasti ada orang China, termasuk Kalpataru, Cengger Ayam, bahkan daerah yang nyelempit-nyelempit itu. Jadi, tidak ada satu kota pun di dunia ini yang tidak ada orang Chinanya. Jumlah populasi orang China yang berada di luar RRC itu kalau ditotal sekitar 600 juta jiwa. Sehingga kalau ditotal secara keseluruhan, maka jumlah populasi warga China mencapai hampir 2 milyar jiwa.

.

4. Segi Ekonomi

.

China ini adalah bangsa yang mempunyai etos kerja tinggi dan pekerja keras. Dalam satu hari, orang China mampu bekerja selama 11 jam, padahal kita saja yang bekerja 8 jam sehari sudah merasa berat. Perhatikan orang China yang buka toko. Pada pukul 06.00 dia sudah membuka toko dan tutup menjelang Maghrib, kemudian malam harinya, dia totalan. Jadi, waktu yang tersisa itu hanya digunakan untuk tidur atau untuk keperluan yang berkaitan dengan usaha dagangnya.

.

Di samping sebagai pekerja keras, orang China adalah pekerja cerdas. Sekarang ini, tidak ada satu barang pun di dunia ini yang tidak ditiru oleh Negara China. Suatu saat saya pergi ke pasar malem. Di sana saya ditunjukkan jam tangan merk Rolex, mulai dari yang asli seharga 70 juta Rupiah, sampai Rolex yang seharga Rp. 70.000, dan kita sulit untuk membedakan antara yang asli dengan yang palsu. Oleh karena itu, RRC mempunyai potensi luar biasa untuk menghancurkan Barat. Apalagi produksi-produksi di sana dibuat secara besar-besaran, yaitu kalau satu orang membuat 10 baju, maka dari RRC akan mengekspor sekitar 12-13 milyar baju.

.

5. Rasa Persaudaraan (Kecinaan)

.

Bangsa China mempunyai rasa “kecinaan” dunia. Jadi, kalau orang China ketemu sama orang China lainnya, perasaannya lain dibandingkan ketemu dengan kita.

.

6. Segi Politik

.

Dahulu Negara China diperintah oleh Kaisar. Tunduk kepada Kaisar adalah harga mati, sehingga pada zaman Kekaisaran, Kaisar menyuruh rakyat untuk membangun tembok besar China meski harus mengorbankan ratusan ribu jiwa. Tembok besar China ini dibangun di puncak-puncak bukit dan panjangnya sekitar sepanjang 6000 KM. Kalau ada pekerja yang mati, maka langsung dikuburkan di dekat situ. Jadi, tembok besar China itu sebenarnya angker karena ada alam arwahnya.

.

Setelah itu Negara China dipimpin oleh Komunis. Pemerintahan Komunis ditambah dengan etos kerja bangsa China yang luar biasa, menjadikan Negara China memperoleh untung besar. Kenapa?, karena nilai yang dimakan oleh masing-masing orang China, lebih sedikit dari pada nilai hasil kerja mereka. Ibaratnya: kalau nilai kerjanya Rp. 20.000 perhari, maka dia hanya memakainya sebanyak Rp, 10.000 sehari, sedangkan yang Rp. 10.000 lainnya menjadi hak Negara, sehingga yang semakin kuat adalah Negaranya. Ini terjadi pada waktu pemerintahan Komunis dipimpin oleh tokoh bernama Mao Zedong.

.

Setelah Mao Zedong meninggal dunia, sistem ekonomi China diubah, namun politiknya tetap berhaluan Komunis. Artinya: orang China masih diperintahkan untuk kolektivitas, tapi ekonomi China mulai dibuka pelan-pelan. Dari situ, mulai ada ekspor dan impor, investasi, dsb. Bahkan lebih dari 4 juta anak-anak muda China, dikirim ke seluruh dunia untuk belajar membuat barang-barang yang dibuat di negara-negara yang mereka tempati. Semua itu dibiayai oleh Negara.

.

Akhirnya ekonomi China meledak dan berkembang sangat pesat. Kenapa?, karena bangsa China itu tidak suka hidup mewah, di samping karena budaya, juga karena faktor politik Komunisme yang dianut. Jadi, Negara China itu dari Komunis, bergeser ke arah Sosialis yang agak longgar, bahkan sekarang menjadi Kapitalis, namun bukan “dikapitalisasi” oleh orang lain.

.

Dalam tempo kurang dari 20 tahun, kota-kota besar di China disulap menjadi lebih hebat dari Washington dan New York. Jadi, di sana saya seperti memasuki daerah yang aneh, karena saya dulu pernah ke China, tapi tidak seperti yang sekarang ini. Sekarang ini Negara China luar biasa hebatnya dan mulai menggeser posisi ekonomi Barat. Kenapa itu bisa terjadi?, karena RRC tidak mau terikat dengan semua ikatan ekonomi internasional, baik itu IMF, ILO, WTO, dsb. Sehingga RRC ini berjalan tidak berdasarkan konsensus internasional, melainkan menggelinding sendirian dengan kekuatan raksasa yang mereka miliki.

.

Hidup bangsa China tetep sederhana, karena mereka mempunyai budaya yang mengacu kepada filsafat Konghucu. Sekalipun bangsa China adalah komunis yang menganut ajaran tidak bertuhan (atheisme), tapi sebenarnya mereka masih mengamalkan ajaran Kongfuche sampai hari ini. Orang China yang beragama Kristen menganut Konghucu, orang China yang beragama Islam juga menganut Konghucu, dsb.

.

Filosofi Konghucu sudah menjadi landasan berbangsa dan bernegara.

.

Umat Islam di China tidak besar, jumlah mereka kurang lebih sekitar 50 juta saja. Apa artinya 50 juta muslim di tengah-tengah 1.3 milyar penduduk RRC. Orang Islam di sana rata-rata sudah berusia tua yang kelasnya “Husnul khatimah”.

.

Nah, yang menarik bagi saya dan mungkin cocok dengan kandungan Hadits di atas adalah bahwa bangsa China itu selalu hidup di bawah jumlah penghasilannya. Saya kira, sikap ini perlu kamu tiru. Tidak ada orang China yang menghabiskan uang Rp. 10.000 sehari, kalau penghasilannya tidak mencapai Rp. 15.000. Ketika orang China masih berpenghasilan Rp. 5.000, maka dia hanya makan sebanyak Rp. 4.000 saja. Jadi, bangsa China itu pantang memakan habis hasil keringatnya dan harus ada sisa dari hasil keringatnya tadi.

.

Bangsa China sudah terbiasa hidup sederhana. Mereka bisa bikin mobil, motor, dsb. Mereka juga bisa meniru sepeda motor model Harley Davidson. Meskipun demikian, mereka jarang naik sepeda motor. Saya lihat di kota Peking, kalau orang mau bepergian yang jaraknya kurang dari 1 KM, maka mereka memilih jalan kaki; kalau lebih dari 1 KM, mereka memilih naik sepeda; dan kalau lebih dari 5 KM, maka mereka memilih naik bus. Kalau sudah kaya betul, baru mereka mempunyai mobil; itupun jarang dipakai, karena mereka lebih suka naik bus sekalipun sudah mempunyai mobil sendiri. Alasan mereka sederhana dan rasional, yaitu jalan kaki itu lebih hemat, lebih sehat, lebih selamat, dan anti-polusi.

.

Di sana juga banyak sepeda pancal, namun sepeda yang dipakai itu jelek-jelek, karena yang baik-baik itu untuk dijual. Jadi, bangsa China ini mempunyai sifat-sifat yang agak aneh dibandingkan dengan bangsa-bangsa yang lain. Orang China itu kalau yang terbaik untuk dijual, sedangkan yang jelek untuk dipakai sendiri.

.

Di RRC jarang ada rumah mewah, yang banyak adalah rumah susun, maklum jumlah penduduknya milyaran orang. Sedangkan bangunan yang megah-megah adalah semacam universitas, pertokoan, mall, kantor, dsb.

.

Orang-orang China jarang yang gemuk, padahal makannya banyak. Mereka bisa langsing karena sering jalan kaki dan berolah raga. Bahkan hampir seluruh tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat-obatan, tumbuh subur di Negara China. Ibaratnya, Negara China adalah miniatur dari tanaman-tanaman yang berkhasiat obat. Lha, ini yang menginspirasi Mr. Li Xiang untuk memproduksi obat-obatan, tapi sudah dimodernisir. Pabrik yang dimiliki oleh Mr. Xiang ini sekarang sudah menguasai 1/3 pasaran obat di dunia. Dia menggunakan sistem MLM (Multi Level Marketing) dan sistem bonus, yaitu setiap orang yang berhasil menggaet pelanggan lain, akan diberi bonus. Jadi, kalau saya membuat 100 anak Al-Hikam membeli produk obatnya, maka saya akan mendapatkan keuntungan dari 100 orang tadi. Dengan sistem promosi yang berjenjang seperti ini, maka orang berlomba-lomba kaya melalui pabrik milik Mr. Xiang ini. Bonusnya juga ndak tanggung-tanggung, ada bonus berupa pesawat, kapal pesiar, mobil, sepeda motor, dsb.

.

Saya sudah ke Eropa, Amerika, Timur Tengah, Afrika, dsb., saya melihat bangsa China ini memang aneh. Mereka lebih mendulukan bekerja daripada makan. Jumlah yang dimakan harus di bawah hasil kerja. Sebenarnya makannya orang China itu banyak sama dengan makanya orang Arab; akan tetapi karena mereka berolah-raga terus, sehingga jarang yang gemuk. Lain halnya dengan orang Amerika, di sana ada wong gowo wetenge tok wis kabotan, mergo kakean badokan (orang bawa perutnya sendiri sudah keberatan, sebab kebanyakan makan. red.). Lalu saya teringat pada Hadits Rasulullah SAW , Hadits itu ditujukan untuk urusan kehidupan duniawi.

.

Bangsa China ini pekerja keras dan pekerja cerdas. Kalau orang Bugis, Madura dan Batak adalah pekerja keras, tapi tidak cerdas, sehingga kalau ayahnya jualan rokok di rombong, maka anaknya juga demikian. Beda dengan orang China; kalau ayahnya jualan kacang buntelan, maka pada saat anaknya nanti, usahanya sudah menjadi pabrik kacang. Jadi, untuk faktor enterpreneurship, mungkin org China itu nomer satu di dunia.

.

Orang Barat itu hebat dalam hal penelitian dan penemuan. Mereka meneliti sampai bisa menemukan listrik, kereta api, silinder, dsb. Adapun masalah berdagang dan mencari rezeki, jagonya adalah org China. Sedangkan kalau makan tapi tidak kerja, jagonya adalah orang Indonesia. Jadi, orang Indonesia itu maunya, kalau kerja tidak berkeringat, tapi kalau makan, harus berkeringat. Berarti di sini kita mengalami hambatan budaya untuk maju.

.

Ini semua membuat saya mikir-mikir: seandainya ibadah, tauhid, dan akhlaq kita digandengkan dengan etos kerjanya orang China, maka saya kira, itulah yang dimaksud oleh Hadits Rasulullah SAW:

.

“Bekerjalah untuk duniamu, seakan-akan engkau hidup selamanya; dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati esok hari”

.

Kesalahan orang Islam adalah menghindari kerja keras, seakan-akan tidak bekerja keras adalah bagian dari tasawuf, padahal pandangan seperti itu adalah bagian dari kebodohan. Tasawuf itu ngeresii ati, bukan nganggur. Banyak orang Islam yang merasa mulya ketika ngganggur, tapi kok urip, padahal orang seperti ini pasti menjadi benalu atau seperti bunga teratai yang hidup terombang-ambing di atas air, sekalipun berbunga, ia tidak bisa lepas dari air. Oleh karena itu, saya ingin kamu semua mempunyai etos kerja dan enterpreneurship.

.

Saya melihat orang China di sana jarang omong. Mereka ngomong seperlunya, karena pekerjaan lebih mereka dahulukan. Sedangkan di sini, omong-omongan tok iso sampek 4 jam sambil ngentekno kopi 4 gelas (berbincang-bincang saja bisa sampai 4 jam sambil menghabiskan kopi 4 gelas. red), serta bercerita yang sama sekali tidak ada gunanya. Ini disebut dengan wasting time (menyia-nyiakan waktu), padahal di dalam Hadits disebutkan bahwa orang yang menyia-nyiakan waktu atau hidupnya, berarti dia sedang disia-siakan oleh Allah SWT.

.

Sebenarnya Islam mengajarkan etos kerja ini ketika Rasulullah SAW ditanya: “Rezeki apa yang paling baik?”, beliau menjawab; “Rezeki terbaik adalah rezeki hasil tangannya sendiri”. Kadang-kadang, karena orang tua masih cukup, maka seseorang nebeng kepada orang tua, sementara dia sendiri tidak ada mempunyai kreativitas; sehingga begitu ditinggal mati oleh orang tuanya, dia akan kelabakan.

.

Saya melihat bahwa perusahaan-perusahaan besar milik orang China di Indonesia, rata-rata Grand Manager-nya berusia di bawah 40 tahun. Misalnya: Gudang Garam, Djarum, dsb. Perusahaan-perusahaan itu sudah tidak dipegang oleh ayahnya, karena ayahnya sudah menjadi konsultan, sedangkan yang menjadi eksekutif commite-nya adalah anak-anaknya.

.

Saya sebenarnya ingin kamu berlatih dua hal, yaitu: jangan memubadzirkan waktumu, demi menegakkan etos kerja dan berusahalah berprestasi lebih tinggi dari pada apa yang kamu butuhkan.

.

Hal-hal seperti di atas, kalau digandengkan dengan akhlak dan tauhid, maka itulah bentuk nyata dari fiddunya hasanah wa fil-akhirati hasanah.

.

Negara-negara Islam, mulai dari Saudi Arabia sampai Maroko, adalah Negara-negara yang kaya, namun bukan Negara yang maju. Negara-negara di Timur Tengah menjadi Negara kaya, karena mempunyai minyak yg melimpah. Namun karena yang menyedot minyak adalah Amerika, maka Negara-negara Timur Tengah hanya dikasih 15 % dari hasil sedotan. Itu sudah membuat mereka menjadi Negara kaya, akan tetapi tidak bisa menjadikan mereka sebagai Negara maju, karena nyedot minyak saja tidak bisa. Sementara Negara-negara di Timur Tengah yang tidak punya minyak, semuanya menjadi Negara miskin, contoh: Mesir, Tunisia, Al-Jazair, Moroko, apalagi Sudan. Sudan itu ibukotanya bernama Kartoum, namun bandara Kartoum saja tidak ada WC-nya, sehingga kalau mau kencing harus melayu adoh ke tempat sing gerumbul-gerumbul (yang rimbun. red), sehabis kencing, diobati (maksudnya; diobat-abit).

.

Sebenarnya, perintah melihat bangsa China adalah bagian dari Hadits yang menyatakan bahwa hikmah itu adalah milik orang mukmin. Kalau hikmah itu kececer pada orang lain, maka hikmah itu adalah milikmu. Jangan karena tidak Islam, lalu kamu memusuhi mereka. Karena mutiara itu kececer dan dipegang oleh orang lain, maka ambil kembali hikmah itu. Contoh: Penelitian itu kan perintah Islam, lalu kenapa kita tidak memakai hasil penelitian orang Eropa?. Dulu, sebelum orang Eropa maju, yang bisa meneliti dalam bidang kedokteran, matematika, gizi, dsb. diteliti oleh ulama-ulama Islam. Oleh karena itu, ambillah hikmah dari mana saja, asal hikmah itu benar menurut syariat Islam.

.

Jadi, tidak bagus kalau ada orang yang membeda-bedakan antara daerah Islam dengan daerah yang tidak Islam. Karena di daerah Islam itu ada tauhid, namun ada kelemahan; sedangkan di daerah yang tidak Islam, ada kekufuran, namun ada kelebihannya. Hanya saja, sampai hari ini, orang-orang Timur Tengah, masih juga membagi peta antara Negara Islam dengan Negara tidak Islam, padahal mutiara-mutiara Islam sebagai agama, telah tercecer di sana-sini, karena tidak dipegang oleh orang muslim di negara Islam itu sendiri.

.

Ketika saya masuk Somalia, penduduknya begitu miskin. Kalau di sana ada orang bisa makan cukup setiap hari, itu sudah Alhamdulillah. Padahal Negara ini mempunyai tambang-tambang yang banyak. Ini semua mengingatkan kita, kenapa Negeri Islam, penduduknya miskin-miskin, sedangkan penduduk di daerah non-muslim kok tidak demikian. Ilmu memang ada di sini, namun yang melakukan adalah orang di luar Islam. Jadi, ilmu etos kerja, ilmu penelitian dan kerja keras adalah Islami. Mereka yang melakukan ilmu itu, meskipun ndak pakai syahadat; sedangkan di Negara-negara Islam pakai syahadat, tapi ilmunya tidak diamalkan. Jadi, kalau syahadat itu ibarat lokomitif, sedangkan gerbongnya adalah ilmu. Baik lokomotif maupun gerbong, itu sama-sama diperlukan. Kalau ada lokomotif ndak pakai gerbong, itu kan lucu.

.

Akhirnya di Negara-negara Islam, penduduknya bertentangan karena selisih paham, saling bunuh-membunuh karena selisih aliran, dsb. Jadi, Islam yang kaffah itu bukan Negara harus di-stempel Islam, namun unsur-unsur ke-Islam-an yang harus diterapkan di Negara itu. Nah, sekarang itu, golongan seperti Hizbut Tahrir, FPI, dsb. mengatakan bahwa Islam Kaffah adalah kalau Indonesia yang dihuni oleh banyak orang Islam ini, distempel Islam; ndak peduli apakah masyarakat di dalamnya itu menjadi maling atau tidak. Padahal yang akan dihisab nanti adalah orang-perorang, bukan institusi. Jadi yang harus bertanggung jawab adalah individu, bukan nation state-nya. Baru pemahamannya saja, mereka sudah menceng dan tidak karu-karuan. Mereka itu sebenarnya tidak kaffah, tapi merasa paling kaffah. Kemarin saya didatangi oleh Redaktur Majalah Sabili; saya dikritik karena saya kok masih mempertahankan Pancasila, kenapa kok tidak setuju dengan Khilafah, berarti tidak kaffah. Lalu saya jawab: Lho, yang dimaksud kaffah bukan simbolistik-simbolistik, melainkan hikmah-hikmah Islam yang berserakan, kemudian dijadikan satu, itulah Islam kaffah.

.

Untuk mengerti bahwa shadaqah itu penting, kita cukup membaca Hadits. Akan tetapi untuk menciptakan masyarakat yang mampu bersedekah, maka tidak cukup hanya dengan menghafalkan Hadits-hadits, karena itu adalah proses perjuangan ekonomi kerakyatan. Sementara sekolah-sekolah Islam yang di Timur Tengah, isinya menghafal saja, sehingga berhenti sampai hafalan, tidak pada aktualisasinya. Dino-dino omongane dalil (sehari-hari bicara dalil. red), tapi dalil iku gak tahu dilakoni (tidak pernah dilakukan. red).

.

Semua ini menjadikan saya termenung. Sudah berapa Negara yang saya kelilingi, saya kira sudah lebih dari 40 Negara. Namun, untuk kunjungan ke China, rasanya lain bagi saya. Bagaimana tidak?, mereka punya sesuatu, tapi tidak mau pakai; mempunyai etos kerja tinggi, tetapi hidup sederhana; barang yang terbaik untuk dijual, sedangkan yang asal jadi, dipakai sendiri. Mereka juga jarang yang mau pakai sepeda motor, karena mengakibatkan polusi dan tidak sehat. Maka dari itu, umure wong Chino iku dowo-dowo, gak mati-mati sampek tuek tuyuk-tuyuk (umur orang china itu panjang-panjang, tidak mati-mati sampai tua. red) , bahkan mencapai usia lebih dari 100 tahun.

.

Jadi, budaya kita ternyata tidak produktif. Bagaimana kita bisa mempunyai budaya yang produktif, tapi etis dan tauhidi dan Islami, ini baru menjadi bangunan dari fiddunya hasanah wa fil akhriati hasanah.

.

Saya masih akan ke Moskow. Rusia itu dedengkot komunis dunia. Mereka telah mendirikan komunisme yang bertahan selama 70 tahun, lalu ambruk. Kenapa Rusia setelah direformasi, kok ambruk, sedangkan China setelah reformasi kok malah melejit, padahal keduanya sama-sama komunis?. Itu karena komunis di China menggunakan budaya China (filosofi Konghucu), yaitu makan kurang dari penghasilan; sementara orang Rusia, biaya makan melebihi kapasitas hasil kerjanya. Sekarang ini orang China pergi ke Moskow secara besar-besaran untuk menggarap pertanian-pertanian. Sehingga sekarang ini Rusia tampaknya berada di bawah kendali RRC.

.

Ketika saya di China, saya bertemu dengan pedagang Amerika yang berasal dari Wall Street di New york. Dia minta dengan hormat, supaya China itu tidak mengekspor barang-barang seperti sekarang ini, karena kalau ini diteruskan, maka perekonomian akan ambruk dalam 5 tahun. Jawabnya orang China: “Saya tidak ingin mengekspor barang saya, kalau rakyat Anda tidak ingin membeli barang saya”. Hitungan China kan begini: Penduduk China itu berjumlah 1.3 Milyar jiwa, kalau setiap orang memperoleh bati 1$ saja, berarti untungnya sudah mencapai 1.3 Milyar dollar. Jadi, gimana mereka mau disaingi, itu kan ndak mungkin.

.

sumber artikel : site:http://mylazuardi.multiply.com/journal/item/7/BELAJARLAH_GAYA_HIDUP_KEPADA_BANGSA_CHINA

.

Sumber : WAG

​KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, 

​KOMENTAR MU MENENTUKAN NASIB MU, bukan nasib orang yang kamu komentari.
.

Ubahlah cara berpikirmu maka Nasibmukan segera akan berubah.

.
******

.

Seorang murid bertanya pada gurunya;
“Guru kenapa ya hidup ini selalu banyak masalah?”

.
Guru:  “Bukan hidup yang banyak masalah tapi pikiranmulah yang bermasalah…?”  
“Kamu selalu berprasangka buruk pada apa saja dan siapa saja, itulah sebenarnya masalahnya”

.
Murid: “Tapi faktanya aku selalu mendapat masalah dalam hidupku”

.
Guru:  ” Ya itu karena pikiranmu bermasalah”,  Setiap kejadian dalam hidup itu netral pikiran kamulah yang menilai itu “bermasalah” atau “menguntungkan”.

.
Murid : “Maksudnya?”

.
Guru :  “Misalnya apakah Hujan itu bermasalah atau malah menguntungkan”.

.
Murid : “Bagiku bermasalah, karena kalau aku naik motor dan lupa bawa jas hujan pasti basah kuyup”

.
Guru :  “Lantas kalau hujan bagi tukang Baso dan Tukang Payung apakah itu bermasalah?”

.
Murid : ” Tentu saja tidak”, bagi mereka malah menguntungkan.

.
Guru :  “yang jadi masalah Hujannya atau orangnya…?

.
Ingatlah selalu
Ketika kita selalu berprasangka baik/Husnudzon  maka hal-hal bailkah yang akan kita jumpai di sepanjang waktu kehidupan kita.
dan ketika kita selalu berprasangka buruk/Suudzon maka hal-hal buruklah yang akan selalu kita jumpai setiap hari.

.
Jadi jangan mengeluh jika kita termasuk orang-orang yang selalu merasakan pengalaman yang negatif dan tidak menyenangkan di sepanjang hidup kita. 

.
Karena kita dan pikiran kita sendirilah penyebabnya. 
Bisa jadi ketika kamu membaca tulisan ini sebenarnya Tuhan sedang mencoba membantu kamu untuk memperbaiki cara berpikir, agar hidupmu tidak selalu dirundung masalah.

.
Jadi mari kita ubah cara berpikir kita saat ini juga agar kita tidak lagi menjumpai pengalaman negatif dan tidak menyenangkan.  

.
Nah sekarang mari kita cek cara berpikir  kita yang tercermin dari komentar-komentar kita setiap hari :

.
1.  Melihat rekan kerjanya naik jabatan 

Orang postif :  Saya akan belajar dari dia.

Orang negatif:  Pasti dia  pinter bgt cari muka

.
2.  Melihat orang pergi Haji

Orang positif : Ya Allah semoga kelak aku bisa seperti dia

Orang negatif:  Hajinya paling cuma buat pamer-pamer doang. 

.
3. Membaca status di fb

Orang Positif : terimakasih untuk infonya izin share ya

Orang negatif:  ah infonya basi saya sudah pernah baca kok

.
4. Membaca status humor di fb

Orang positif: terimakasih telah bisa membuat saya tersenyum pagi ini

Orang negatif: Garing ! gak lucu ! 

.
5.  Turun Hujan

Orang Positif : Alhamdullilah udaranya jadi sejuk

Orang Negatif:  Ah kalo pas lagi perlu terang malah hujan, Dasar Sial !!

.
6.  Dapat Gaji

Orang positif :  Alhamdullilah bisa buat bayar-bayar kebutuhan

Orang Negatif:  Percuma gajian juga gak cukup buat bayar2 kebutuhan

.
7.  Punya Suami

Orang Positif : Alhamdullilah meskipun gajinya tidak besar tapi suamiku baik dan penuh perhatian. 

Orang negatif :  Percuma punya suami baik, kalo gak bisa cukupin kebutuhan rumah tangga. 

.
8. Melihat orang berpakaian Sederhana

Orang positif :  duh dia orang yang sederhana sekali ya meskipun pejabat.

Orang Negatif:  Pejabat Tinggi  tapi penampilannya kok kampungan gitu sih. 

.
9. Punya Motor

Orang Negatif : Begini neh kalo naek motor,  kalo pas ujan basah kuyup gak kayak orang yang punya mobil. 
Orang Positif:  Alhamdullilah punya motor, enaknya naik motor itu kalo pas panas gak kehujanan dan kalo pas hujan gak kepanasan. 

.
10. Membaca postingan ini

Orang Positif: Terimakasih sudah diingatkan, mohon izin sharing ya biar manfaat bagi yang lain. 
Orang Negatif:  “Gak mau baca” karena dianggap menyindir dan menyinggung atau terlalu kasar.

.
Yang manakah kita….?  akan menentukan nasib kita.

.
Mau ubah nasib ? ubah cara berpikir kita dan komentar kita setiap hari.
di tulis dari pengalaman pribadi setiap hari bertemu dengan orang-orang berpikir positif dan negatif.

.

by ayah edy

.

Sumber : Fb

Perubahan Sudah Terjadi

​Hari ini suka atau tidak, perubahan sudah terjadi.
1. 10 tahun yang lalu Yahoo adalah raksasa dunia internet. Fakta hari ini habis terlindas oleh Google.
2. 10 tahun yang lalu, Nokia dengan symbiannya adalah raja ponsel di seluruh dunia.

Fakta hari ini Symbian tinggal kenangan, dihajar power dari Android.

3. 10 tahun yang lalu, surat kabar, majalah, dan televisi adalah media informasi paling efektif.

Fakta hari ini, mereka tergerus oleh YouTube, Facebook,Twitter, 

4. 10 tahun yang lalu gerai matahari, Ramayana, Carrefour adalah raja dunia retail .
Fakta hari ini,gerai mereka banyak tutup, tergantikan oleh Bukalapak, Tokopedia, shoope, dll.
5. 10 tahun yang lalu kita masih pakai kertas, survey, dll jika ingin kredit,

Fakta hari ini, mereka akan segera tergerus oleh akulaku dan kredivo.
6. 10 tahun yang lalu ojek adalah profesi yang bahkan tidak dipandang sebelah mata pun.

Fakta hari ini, tukang ojek adalah S1 bahkan S2, karena sudah online.
7. 10 tahun lalu, dunia investasi hanyalah milik orang kaya, orang banyak duit.

Fakta hari ini, dengan uang 100 rb rupiah pun pengamen jalanan bisa beli Reksadana saham.
8. 10 tahun yang lalu Anda buka toko kelontong harus pakai modal besar.

Fakta hari ini, hanya bermodal Smartphone Anda bisa jadi grosir dengan aplikasi Kudo.
9. 10 tahun yang lalu, jika Anda tidak terbuka pada perubahan jaman, maka hari ini Anda adalah orang yg tergilas oleh jaman.
Dan jika hari ini pun Anda tidak terbuka oleh informasi dan perubahan, Percayalah 10 tahun yang akan datang Anda adalah orang orang yang merugi.
Perubahan, tidak akan pernah berhenti, meski Anda berkeras untuk tidak ikut berubah.
Begitu juga bisnis,

Jika sekarang Anda masih nyaman kerja di Bank, percayalah 10 tahun lagi bahkan kantor Bank pun mungkin sudah tidak ada karyawannya. Karena tergantikan oleh aplikasi Alipay. 

*”BERUBAH ITU BAIK,… HIJRAH ITU PENTING KE ARAH YANG LEBIH BAIK”*

Sumber : WA

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK

​Dapat kiriman bagus nih:
*Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul* 

*”THE LAST LECTURE”*

*(Pengajaran Terakhir)* yang menjadi salah satu buku best-seller di tahun 2007.””
*KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK,*
 terdiri atas  

*–Personality,* 

*–Community* and 

*–Life.*  
Berikut penjelasannya:
   *A.  PERSONALITY:*
*1*. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.
*2.* Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif
*3.* Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.
*4*. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.
*5.* Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.
*6*. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).
*7*. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.
*8*. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan saudara , pasangan , teman  atau Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.
*9.* Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci.
*10*. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa ini.
*11*. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

*12*. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.

*13*. Senyumlah dan tertawalah.

*14*. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.
      *B. COMMUNITY:*
*15.* Hubungi keluarga Anda sesering mungkin
*16*. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.
*17*. Ampuni setiap orang untuk segala hal
*18.* Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.
*19*. Coba untuk membuat…………. paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.
*20.* Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.
*21*. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik
           *C. LIFE:*
*22*. Jadikan Allah sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.
*23.* Allah menyembuhkan segala sesuatu.
*24.* Lakukan hal yang benar.
*25.* Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.
*26*. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.
*27.* Yang terbaik belumlah tiba.
*28*. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.
*29.* Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Allah untuk itu.
*30.* Jika Anda mengenal Allah, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy, maka perbaikilah sholat anda dimulai dr niat smp salamnya.
Mati tdk menunnggu Tua….Mati tidak menunggu sakit…nikmati hidup….sebelum hidup tidak bisa di nikmati.

(  + – = Ă— ) itulah kehidupan manusia
Sumber : WA

​JUALAN KOK MALU?

Mungkin sebagian dari Anda masih nggak suka jualan karena alasan klasik: malu, gengsi, takut dicibir, takut ditolak, dll.
Sesekali coba Anda pikirkan!
Sejatinya pas kita jualan, kita lagi ngasih SOLUSI ke orang lain. Solusi tersebut dikemas dalam bentuk produk entah berupa barang maupun jasa.
Semakin solusi tersebut memecahkan masalah orang, semakin produk tersebut laris di pasaran.
Produk yang nggak laku, karena valuenya kurang. Solusinya gak menyelesaikan masalah secara signifikan.
Uang itu efek.
Efek dari keyakinan dan semangat Anda membantu banyak orang untuk mendapatkan value tersebut.
Kalau uangnya pengen banyak, ya harus semangat jualannya.

Kalau uangnya pengen mengalir deras, ya harus keras perjuangannya.

Semakin ditolak, semakin semangat bukan malah semakin kendor.
Ingat, jualan adalah aktivitas menolong orang yang dibayar.
Bayangkan begitu banyak orang yang terbantu karena hadirnya produk Anda dan bisa menyelesaikan masalah mereka.
Jualan itu halal. Halal!
Gak usah malu, gak usah gengsi.
Dan karena jualan niat utamanya nolong orang, kalaupun ditolak, kenapa mesti pusing, stress, dan putus asa?
Kalau Anda ditolak, artinya bukan Mereka orang-orang yang beruntung mendapatkan solusi yang Anda tawarkan.
Keep calm down. Santai aja….
Setiap produk pasti ada jodohnya.. 
Semoga bermanfaat ˆ⌣ˆ 

Sumber : broadcast wa

Anak anak yang dididik…

By Anies Baswedan

Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama, sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang…

Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah. Tapi tidak canggung makan di warteg kaki lima…

Mereka sanggup beli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yang keinginan dan kebutuhan…

Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota. Tapi santai saja saat harus naik angkot kemana-mana…

Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan. Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan…

Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah…

Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yg lebih miskin darinya…

Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas, kapasitas
dirinya, bukan dari barang yang dikenakan…

Mereka punya.. Tapi tidak teriak kemana -mana. Kerendahan hati yang membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya…

Jangan didik anak dari kecil dengan penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan, etika tata krama…

Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti :
🔹Pamit saat pergi dari rumah
🔹Permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang orang yang ada di rumah itu),
🔹Saat masuk atau pulang kerja memberi salam kepada rekan, terlebih pimpinan
🔹Kembalikan pinjaman uang sekecil apapun,
🔹Berani minta maaf saat ada kesalahan
🔹Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun…

Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude itu tidak akan mampu melakukannya…

Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup…

Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yang mengajarkan kita kesantunan, etika, tata krama dan kesederhanaan…..

Sumber : broadcast wa