KEAJAIBAN SOLAT TEPAT WAKTU

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Saya ada cerita tentang sahabat saya yang beda profesi. Dia selalu menjaga sholat diawal waktu. Apa yang terjadi? Dengan menjaga sholat wajib di awal waktu ternyata dia mendapatkan keberkahan luar biasa yang tidak pernah terbayang sebelumnya.
Sahabat saya yang satu ini, profesi adalah sopir angkot. Setiap hari dia menyupir angkot dengan sistem setoran ke majikan. Setor karena angkotnya punya orang lain.
Nah suatu hari, majikannya bangkrut. Karena semakin mahalnya harga bensin. Akhirnya sahabat saya ini katakanlah Udin, dia jadi tidak punya mata pencaharian. Karena angkot majikannya sudah dijual. Karena Udin bukan tipe orang yang gampang putus asa, akhirnya dia mencari pekerjaan lain. Dipilihlah becak sebagai jalan ikhtiarnya.
Karena hanya berprofesi sebagai tukang becak, kehidupannya pun sangat sederhana kalau tidak mau dikatakan kurang. Dia tinggal bersama tiga putri dan seorang istrinya di sebuah rumah kontrakan yang mungkin cuma layak disebut kamar.
Tidak ada yang istimewa dari kehidupan sehari-harinya. Pagi-pagi pergi dari rumah mencari penumpang, sore pulang. Setiap hari seperti itu. Namun setelah dicermati, tenyata ada satu hal yang membuat Udin berbeda dari abang becak lainnya, bahkan dari kebanyakan kita. Udin selalu menjaga sholat diawal waktu, dan selalu dia lakukan di Masjid.
Dimanapun dia berada selalu menyempatkan bahkan memaksakan sholat diawal waktu. Setiap mendekati waktu sholat, jika tidak ada penumpang dia akan mangkal di tempat yang dekat dengan masjid. Iya mendekati masjid.
Pokoknya dia tidak pernah ketinggalan sholat wajib awal waktu bahkan selalu berjamaah di masjid. Dan tenyata itu sudah berlangsung lebih dari dua tahun. Istri dan ketiga putrinya pun begitu, meskipun dilakukan di rumah.
Singkat cerita, suatu hari ketika saya sedang mangkal di salah satu hotel berbintang di Bandung. Ada seorang ibu turun dari mobil Mercy tiba-tiba mendekati saya dan meminta untuk diantar ke salah satu tempat perbelanjaan di kawasan alun-alun kota Bandung, kata Udin.
Ketika si Ibu itu bilang minta dianter memakai becak saja, malah Udin balik nanya, “Engga salah Bu naik becak?”
“Engga Bang, jalanan macet, biar mobil disimpen di hotel aja, sekalian sopir saya istirahat,” jawab si Ibu.
Maka dianterlah si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan yang dia minta. Udin pun mengayuh becak masih dalam keadaan kaget. Ketika mendekati alun-alun Bandung, terdengarlah suara adzan dzuhur dari Masjid Raya Jawa Barat.
“Dia langsung belokkan becak ke pelataran parkir Majid. Si Ibu pun heran dengan apa yang saya lakukan si Udin.
“Bang kok berhenti disini?” kata si Ibu.
“Iya Bu, udah adzan, Allah udah manggil kita buat sholat.”
“Saya mau sholat dulu. Ibu turun disini aja, tokonya udah dekat koq, di belakang masjid ini. Biar Bu ga apa apa GA USAH BAYAR.”
“Tanggung Bang, lagian saya takut nyasar,” kata si Ibu.
“Kalo Ibu mau saya anter saya sholat dulu, ya, Bu.”
Selesai sholat, Udin pun menuju ke becaknya. Ternyata si Ibu dan asistennya masih nunggu di becak. Diantarlah si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan di belakang Masjid Raya. “Bang tunggu disini ya, ntar antar lagi balik ke hotel,” kata si Ibu.
“Iya Bu, tapi kalo Ibu balik lagi ke becak dan pas adzan ashar, ibu tunggu dulu disini krn mau shalat dulu”
Singkat cerita si Ibu kembali ke becak jam 15:30. Kemudian di becak dia nanya dimana Udin tinggal.
Si Ibu penasaran dengan kebiasaan Udin, demi sholat diawal waktu berani meninggalkan penumpang di becak, ga peduli dibayar atau tidak. “Bang, saya pengen tau rumah abang,” kata si Ibu.
“Waduh emangnya kenapa Bu?” tanya Udin kaget.
“Saya pengen kenal sama keluarga abang,” kata si Ibu.
“Jangan Bu, rumah saya jauh. Lagian di rumah saya engga ada apa-apa.”
Si Ibu terus memaksa. Akhirnya setelah menunggu si Ibu sholat jamak dzuhur dan ashar di hotel, mereka pun pergi menuju rumah Udin.
Tapi kali ini Udin pake becak, si Ibu mengikuti di belakangnya pake mobil Merci terbaru.
Setibanya di rumah kontrakan Udin, si Ibu kaget, karena rumahnya sangat kecil. Tapi kok berani tidak dibayar demi sholat.
Mungkin karena penasaran si Ibu nanya. “Bang koq berani engga dibayar?”
“Rezeki itu bukan dr pekerjaan kita Bu, rezeki itu dari Allah, saya yakin itu. Makanya kalo Allah manggil kita harus dateng.”
“hayya ‘alalfalaah… kan jelas Bu. Marilah kita menuju kemenangan, kesejahteraan, kebahagiaan. Saya ikhtiar udah dengan narik becak, hasilnya gimana Allah. yang penting kitanya takwa ke Allah ya kan Bu?” kata Udin.
“Saya yakin janji Allah di QS At-Talaq 2-3.” kata Udin. Si Ibu pun terdiam sambil meneteskan air mata.
Setelah dikenalkan dan ngobrol dgn keluarga Udin si Ibu pun pamit. Sambil meminta Udin mengantarkannya kembali minggu depan.
“Insya Allah saya siap Bu,” kata Udin. Si Ibu pun pamit sambil memberi ongkos becak ke Istrinya Udin. Setelah si Ibu pergi ongkos becak yang dimasukan kedalam amplop dibuka oleh Udin. Ternyata isinya satu juta rupiah. Udin dan keluarganya pun kaget dan bersyukur atas apa yang telah Allah berikan melewati si Ibu tadi.
Seminggu kemudian Udin mendatangi hotel tempat si Ibu menjanjikan. Setelah bertanya ke satpam, Udin tidak diperbolehkan masuk. Satpam engga percaya ada tamu hotel bintang lima janjian sama seorang tukang becak. Udin ga maksa, dia kembali ke becaknya.
Nah, itu pula yang sering kita lakukan, seringkali kita melihat orang dari penampilannya. Padahal Allah tidak melihat pangkat, jabatan, pekerjaan, harta, warna kulit kita. Allah hanya melihat ketakwaan kita. Karena penasaran Udin ga masuk-masuk ke Lobby Hotel, akhirnya si Ibu keluar, dan melihat Udin sedang tertidur di becaknya.
“Bang, kenapa engga masuk?” Tanya si Ibu sambil membangunkan Udin.
“Ga boleh sama satpam Bu,”jawab Udin.
“Bang, kan kemaren abang yang ngajak saya jalan-jalan pake becak. Sekarang giliran saya ngajak abang jalan-jalan pake mobil saya,” kata si Ibu.
“Lah, Ibu ini gimana sih, katanya mau saya anter ke toko lagi,” kata Udin.
“Iya mau dianter tapi bukan ke toko bang,” kata si Ibu diawal waktu.
Setelah diajak naik mobil Merci nya si Ibu, Udin pun menolaknya, karena dia merasa kebingungan.
“Mau dibawa kemana saya Bu ?”
“Udah saya pake becak saya aja, ngikut di belakang mobil Ibu. Engga pantes saya naik mobil sebagus itu,” kata Udin.
“Lagian becak saya mau ditaro dimana?”
Namun setelah dibujuk oleh sopir dan asisten si Ibu, Udin pun mau ikut naik mobil. Becaknya dititip di parkiran belakang hotel.
Berangkatlah mereka dari hotel. Masih dengan rasa penasaran Udin pun bertanya, “mau kemana sih Bu?”
Di salah satu kantor Bank Syariah, mereka pun berhenti. “Bang, pinjem KTP nya ya”, kata asisten si Ibu.

“Waduh apalagi nih?” pikir Udin.
“Buat apa Neng? Koq saya diajakin ke Bank, trus KTP buat apa?”, kata Udin heran.
Akhirnya asisten si Ibu menjelaskan, bahwa ketika minggu lalu mereka dianter Udin belanja, si Ibu mendapatkan sebuah pelajaran.Pelajaran hidup yang sangat mendalam. Dimana seorang abang becak dengan kehidupan yang pas-pasan tapi begitu percaya kepada janji Allah.
Sementara si Ibu yang merupakan seorang pengusaha besar dan suaminya pun pengusaha, selama ini kadang ragu pada janji Allah. Seringkali, akibat kesibukan mengurus usaha, belanja, meeting dll, dia menunda-nunda sholat. Bahkan tidak jarang lupa sholat.
“Nah sejak minggu lalu setelah pulang dari Bandung, Ibu mulai merubah kebiasaannya. Dia selalu berusaha sholat awal waktu”, kata asisten.
Saat pulang ke Jakarta, suaminya pun heran dengan perubahan si Ibu. Padahal dia juga punya kebiasaan yang sama dengan istrinya. Setelah diceritakan asal mula perubahan itu, suaminya pun menyadari, bahwa selama ini mereka salah. Terlalu mengejar dunia. Oleh karena itu Ibu dan suaminya ingin menghadiahi abang Udin untuk berangkat haji. Mendengar akan DIBERANGKATKAN IBADAH HAJI, Udin pun kaget campur bingung.
Dengan spontan Udin MENOLAK hadiah itu. “Engga mau neng, saya engga mau berangkat haji dulu. Meskipun itu doa saya tiap hari.”
“Loh koq engga mau Bang?” kata asisten kaget.
“Apa kata tetangga dan sodara2 saya nanti neng, saat saya pulang berhaji. Koq ke haji bisa tapi masih ngebecak?”
“Memang berangkat haji adalah cita2 saya. Tapi nanti setelah saya mendapatkan pekerjaan selain narik becak neng.”
Akhirnya asisten berdiskusi dgn si Ibu. Sambil menunggu mereka diskusi. Udin pun tidak henti2nya bertanya pada Allah.

“Ya Allah pertanda apakah ini?” kata Udin.
Tidak lama si Ibu menghampiri Udin dan bertanya “Bang, kan abang bisa bawa mobil, bagaimana kalau menjadi supir di perusahaan saya di Jakarta?”
“Waduh … Jakarta ya, Bu? Ntar, keluarga saya gimana disini. Anak-anak masih butuh bimbingan saya. Apalagi semuanya perempuan. Kayaknya engga deh Bu. Biar saya pulang aja deh. Insya Allah kalau Allah ridho lain kali pasti saya diundang untuk berhaji.”
Akhirnya si Ibu membujuk Udin untuk mendaftar haji dulu. Brangkatnya mau kapan terserah, yang penting dia menjalankan amanat suaminya. Kemudian si Ibu menelpon suaminya, menjelaskan kondisi yang ada mengenai Udin. Setelah selesai mendaftar haji di Bank, kemudian mereka pergi menuju sebuah dealer mobil.
“Kok masuk ke dealer mobil, Bu? Ibu mau beli mobil lagi? Mobil ini kurang gimana bagusnya?” kata Udin bingung. Sambil tersenyum si Ibu meminta Udin menunggu di mobil. Dia pun turun bersama asistennya. Selang setengah jam, si Ibu kembali ke mobil sambil membawa kwitansi pembayaran tanda jadi mobil.
“Nih bang, barusan saya sudah membayar tanda jadi pembelian mobil angkutan umum, pelunasannya nanti kalau trayek sudah diurus.”
“Mobil angkutan umum ini buat bang Udin, hadiah dari suami saya.” Kata si Ibu.
“Jadi sambil menunggu keberangkatan abang ke haji tahun depan, abang bisa menabung dengan usaha dari mobil angkutan milik sendiri.”
Sambil meneteskan air mata tidak henti-hentinya Udin mengucap syukur kepada Allah.
“Ini bukan dari saya dan suami saya, ini dari Allah melalui perantaraan saya,” kata si Ibu.
“Hadiah karena abang selalu menjaga sholat diawal waktu. Dan itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya dan suami.”
“Mudah-mudahan kita semua bisa istiqomah menjaga sholat awal waktu, ya, bang,” kata si Ibu.
Akhirnya mereka pun kembali ke hotel, namun sebelumnya mampir di masjid untuk sholat dzuhur berjamaah. Setelah sholat dzuhur kemudian makan siang, mereka pun berpisah. Udin pulang ke rumah dengan becaknya. Si Ibu langsung ke Jakarta.
Setelah itu kehidupan Udin semakin membaik. Dia sudah memiliki rumah sendiri, walapun nyicil. Yang tadinya dia seorang supir angkot dan abang becak, sekarang dia jadi pemilik angkot dan sudah berhaji.
Subhanallah, Alhamdulillah

Sampai saat ini Udin masih terus menjaga sholat awal waktu, malah semakin yakin dengan janji Allah. Cerita ini merupakan KISAH NYATA.
Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, dan menjadikan kita semakin yakin dengan janji Allah.
Sahabat, .. poin dari cerita ini adalah ketika Allah berkehendak, semuanya akan menjadi nyata. Mari kita jaga sholat diawal waktu, untuk mendapatkan keberkahan dari-Nya. Yakinlah Allah selalu menjaga hamba-hamba Nya yang bertakwa.

Masya Allah
Salam santun dan keep istiqomah ..

(Subhanallah & Semoga Bermanfaat)
Sumber : broadcast wa

Bu AMIR Penjual Soto Yosodipuran SOLO

Kisah ini disampaikan oleh Bu Das Salirawati, Dosen Hebat Univ. Negeri Yogyakarta 
Dalam rangka perjalanan untuk pekerjaan ke Solo, suatu hari saya mampir makan di warung soto di Solo.
Habis bubaran salat jum’at saya mampir ke warung soto itu, karena sangat ramai dikunjungi pelanggannya. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjungnya sampai ke teras warung…

Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.
“Hemmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak!”
Ketika selesai makan dan mau membayar, Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.

“Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.”.. ..

Dengan penuh rasa heran saya bertanya alasannya kenapa gak mau dibayar?
“Ini hari Jumat Dik, di sini tiap hari Jumat gratis!”

Masya Allah, terjawab sudah kenapa sebagian besar yang makan di warung ini tukang becak.
Setengah bingung saya mencoba mendekat ke tempat Bu Amir duduk.

“Ibu, apa gak rugi jual soto seharian gak dapat uang?”, tanya saya setengah menyelidik.

“Dik, dari hari Sabtu sampai hari Kamis kan alhamdulillah kami dikasih rejeki, dikasih untung sama Allah!!!

Kalau kami bersyukur dengan cara menggratiskan satu hari, untung kami masih sangat banyak untuk ukuran kami.
Kalau mau jujur seharusnya kami memberikan hak kepada Allah minimal 30% !

Coba adik pikir, siapa yang menggerakkan hati pelanggan-pelanggan kami untuk datang kemari ?
“Kalau kami harus membayar salesman, berapa uang yang harus kami bayar?”
“Semoga dengan 1/7 bagian ini Allah ridho. Sebagian besar dari hasil usaha ini kami gunakan untuk membiayai 4 anak kami. Mereka kuliah semua Dik. Satu di kedokteran UGM, satu di Teknik Sipil ITB, yang 2 lagi di UNS sini. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mana bisa usaha kami yang sekecil ini membiayai kuliah 4 orang!”
Bu Amir menjelaskan panjang lebar.
Jelegeeer…. !!! Saya seperti disambar petir.

Warung soto sekecil ini bisa membiayai anaknya 4 kuliah di Universitas Negeri semua! Bahkan malah masih bisa memberi makan kepada tukang-tukang becak dan semua orang yang berkunjung ke warungnya setiap HARI JUMAT, GRATIS lagi !!!
Saya gak kehilangan akal, untuk membayar rasa kagum dan rasa bersalah makan soto gratis, saya masuk Mall.

Saya membeli dompet cantik buat hadiah Bu Amir.

Saya pikir, “Masa Bu Amir gak mau dikasih dompet secantik ini?”

Dalam waktu tidak sampai satu jam saya sudah kembali ke warungnya.
“Lho, kok balik lagi, ada yang ketinggalan Dik?”, sapa Bu Amir heran.
“Mohon maaf Bu, ini hadiah dari saya tolong diterima. Anggap saja sebagai kenang-kenangan dari saya buat ibu yang telah memberi pelajaran hidup yang sangat berarti buat saya.”
Dengan senyum tulus dan bicaranya halus Bu Amir menolak:

“Dik, terimakasih hadiahnya. Maaf, bukan ibu menolak. Ibu cukup pake dompet ini saja, kenang-kenangan dari suami ibu ketika beliau masih ada. Awet banget, tuh sampe sekarang masih bagus.”
Bu Amir menepuk bahu saya.

“Bawa saja pulang dan hadiahkan buat ibumu. Percayalah, ibumu pasti senang dapat oleh-oleh dari Solo. Adik mampir di warung Ibu saja sudah merupakan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Ibu senang, benar-benar senang sudah bisa ngobrol sama adik.”

Begitu kata Bu Amir sambil tersenyum.
Saya kehilangan akal dan hanya bisa pamit sambil menundukkan kepala….
CATATAN
Silakan coba sotonya di lokasi : Yosodipuro dekat museum Pers Solo
Jika beli soto di situ selain hari jum’at, kembaliannya jangan diterima. Ketika membayar dan diberi kembaliannya, katakanlah “nderek titip kagem sedekah Jumat bu”.

Beliau akan berterima kasih & mendoakan kita nggak habis2nya.

Aamiin… aamiin… aamiin…

Beliau mendoakan kita & Allah ridho akan doanya.
Ibu tsb diparingi Gusti Allah SWT rejeki luar biasa krn rasa syukur & ikhlasnya..
subhanallah
Sumber : broadcast wa

Abu bin Hasyim

​Alkisah ada ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yg kuat sekali tahajudnya. Hampir ber-tahun2 dia tdk pernah absen melakukan sholat tahajud. 

Pd suatu ketika saat hendak mengambil wudhu utk tahajud, 

Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yg duduk di bibir sumurnya. 

Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau ?”. 

Sambil tersenyum, sosok itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah” 

Abu Bin Hazim kaget sekaligus bangga krn kedatangan tamu malaikat mulia. 

Dia lalu bertanya, “Apa yg sedang kamu lakukan di sini ?” 

Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah” 

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, 

Abu lalu bertanya; “Wahai Malaikat, buku apakah yg kau bawa ?” Malaikat menjawab; “Ini adalah kumpulan nama hamba2 pencinta Allah.” Mendengar jawaban Malaikat, 

Abu bin Hasyim berharap dlm hati namanya ada disitu. Maka ditanyalah Malaikat itu.

 “Wahai Malaikat, adakah namaku disitu ?” 

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya yg tdk kenal putusnya.

 Selalu mengerjakan sholat tahajud setiap malam, berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam. 

“Baiklah, aku buka,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. 

Dan ternyata Malaikat itu tdk menemukn nama Abu di dalamnya. 

Tdk percaya, Abu bin Hazim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi. “Betul … namamu tdk ada di dalam buku ini !” kata Malaikat.

 Abu bin Hazim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. 

Dia menangis se-jadi2nya. “Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dlm tahajud dan bermunajat … 

tetapi namaku tdk masuk dlm golongan para hamba pecinta Allah,” 

ratapnya. Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim ! 

Bukan aku tdk tahu engkau bangun setiap malam ketika yg lain tidur … 

mengambil air wudhu dan kedinginan pd saat orang lain terlelap dlm buaian malam. 

Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.” “Apakah gerangan yg menjadi penyebabnya ?” tanya Abu bin Hasyim.
 “Engkau memang bermunajat kpd Allâh, tapi engkau pamerkan dgn rasa bangga ke- mana2 dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. 

Di kanan kirimu ada org sakit atau lapar, tdk engkau tengok dan beri makan. 

Bgmn mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tdk pernah mencintai hamba2 yg diciptakan Allâh ?” 

kata Malaikat itu. Abu bin Hasyim spt disambar petir di siang bolong. 

Dia tersadar hubungan ibadah manusia tdklah hanya kpd Allâh semata (hablumminAllâh), 

tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam 🕋🕋🕋   
 JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT,PUASA DAN ZIKIR KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH  SENANG !!!
`MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH  SENANG ???
*Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?
*Allah :

*SHOLAT ? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.
*DZIKIR ? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang.
*PUASA ? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri.
Nabi Musa : Lalu apa  yang membuat hatiMu senang Ya Allah ?
*Allah : SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIKmu.

Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir disampingnya.Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)
*Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu… maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

*Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain… maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.

*Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmatNya dengan membuat hidupmu lapang  dan bahagia
(Kitab Mukasyafatul Qulub  Karya Imam Al Ghazali)
Sumber : broadcast wa

Metode TES

​Bismillah walhamdulillah. Washalatu ‘alannabiyyina Muhammad ibn Abdillah

Laa haula walaa quwwata illa billah
Alhamdulillah Bapak/Ibu sekalian. Allah pertemukan kita di grup ini. Grup Metode TES

Semoga pertemuan ini mengingatkan kita akan surga

Dan menjadikan kita penghuninya. Aamiin
Bapak/Ibu yg Allah Muliakan

Metode TES merupakan metode yg memperbaiki interaksi kita dg Al Quran

Kalau ada yg diperbaiki, berarti ada yg rusak
Yg rusak adalah, interaksi kita dg Al Quran

Cirinya ada 2 : 

1. Tilawah jarang khatam tiap bulan

2. Tidak hafal Al Quran
Sebabnya juga dua :

1. Merasa Al Quran penting, tapi ada yang lebih penting

2. Merasa Al Quran bermanfaat, tapi menghabiskan waktu
Lalu, Metode TES hadir dg memperbaiki dua hal :

1. Pola fikir

2. Pola Interaksi
Sampai hari ini, Metode TES sudah digunakan oleh ± 3.000 orang dalam dan Luar Negeri

Metode TES hadir dg rangkaian Tilawah dan Tahfizh. 
Waktunya sbb :

2013 : Quantum Tilawah Metode TES

Peserta yg mengikuti training ini, bisa tilawah 2-10 Juz/ hari TANPA mengganggu aktivitas

2014 : Materi training Quantum Tilawah Metode TES kemudian dibukukan, setelah diaplikasikan pada 1.000 orang dalam dan luar negeri

2014 : lahir Rumah Tahfizh TES, hafal 30 Juz dalam 5-6 tahun TANPA PR menghafal

Saat ini sudah ada 111 Rumah Tahfizh TES tersebar di Bandung, Cimahi, Jakarta, Bogor dan Riau. Total ada 2007 peserta
Mengenai ini bisa japri langsung
Lalu bagaimana Metode TES mampu mengingatkan tilawah 2-10 Juz per hari?

Ada 3 rumus :

PD – AM2 – 10/120
Ketiga rumus ini berkaitan, tidak boleh ditinggalkan

Bobotnya :

PD : 50%

AM2 : 30%

10/120 : 20%

Perhatikan bobotnya
Yg lebih besar itu adalah PD

Sedangkan yg kemarin sy sampaikan 10/120 hanya 20%

Karena PD kaitan dg pola fikir, dan memperbaiki nya bisa berbulan-bulan
Rumus ini sederhana, tapi harus nurut

PD itu percaya diri

AM2 : Anti Malu dan Menunda

10/120 : tilawah 10 menit per 120 menit
Jadi, untuk memperbaiki tilawah kita perlu ketiga rumus ini 

*PD – AM2 dan 10/120*
Memperbaiki PD, adalah dengan memperbaiki pemahaman kita tentang Al Quran

PD, adalah merasa yakin bahwa kita bisa tilawah 2-10 Juz per hari TANPA ganggu aktivitas sehari-hari

Bisakah? Kenyataannya bisa
Sy udah aplikasikan rumus ini ke 3.000 orang, dan berhasil

Apa sih masalah kita selama ini dg tilawah? Sibuk? Masih ada yg lebih sibuk

Utsman bin Affan RA, seorang sahabat yg juga ulama, pengusaha dan khalifah, Khatam Al Quran setiap pekan

Imam Syafii, ulama dunia yg jamaahnya banyak, KHATAM setiap hari, sehari sekali khatam

Sedangkan kita, belum jadi pemimpin negara, tilawah udah belepotan
Sedangkan kita, baru punya jamaah 100 orang saja, tilawahnya ga khatam-khatam
Kenapa demikian, karena kita lupa Al Quran itu apa

Karena tidak paham, Al Quran kita anggap penting, tapi ada yg lebih penting

Saat harus tilawah dan melakukan hal lain pada waktu bersamaan, kita pilih meninggalkan Al Quran
Pemahaman itu adalah :

1. Al Quran sebagai Huda (petunjuk)

2. Furqan (pembeda)

3. Syifa (Obat)
Kenapa butuh petunjuk? Karena ga tau jalan

Jalan kemana? Jalan ke surga

Lalu dimana petunjuknya ? Al Quran

Lalu, bagaimana memperbaiki PD?
Ada 3 rumus memperbaiki PD :

1. Perbaiki niat

2. Perbanyak istighfar

3. Perkuat doa
Perbaiki niat, bahwa tilawah ini untuk kita, agar tidak tersesat

Nanti sudah cape hidup di dunia, dengan segala beban yg ada, ternyata salah jalam

Maka perbaiki niatnya
Perbanyak istighfar, karena ketidakmampuan kita tilawah bisa jadi sebab dosa yg kita lakukan

La yamassuhuu illa muthahharuun (Tiada yg menyentuhnya kecuali orang yg suci)

Itu Firman Allah di surat Al Waqiah
Perkuat doa, karena kita belum pernah berdoa sungguh-sungguh agar bisa khatam tiap bulan atau tiap pekan

Kalau ga didoakan, berarti tidak penting

Maka kuatkan doa, kalau kita anggap Al Quran penting
Oke itu PD
Sekarang rumus kedua, AM2 (Anti Malu dan Menunda)

Dimana tempat yg tidak boleh tilawah?

Dimana tempat yg tidak boleh tilawah?
Banyak mana, tempat yg tidak boleh tilawah dg tempat yg boleh tilawah
Bolehkah tilawah di kendaraan umum, angkot, bus, kereta, pesawat?

Bolehkah tilawah do restoran, sambil menunggu makanan datang?

Bolehkah tilawah di tempat menunggu teman?

Bolehkah tilawah dikelas?
Banyak tempat yang boleh, lalu kenapa tidak dilakukan, karena malu

Padahal malu dalam kebaikan itu salah
Atau menunda, nanti juga bisa tilawah, padahal tidak juga

Lalu apakah rugi tilawah cuma 10 menit atau 1 menit?
Saya pernah hitung, bahwa tilawah 10 menit itu berarti :

4 halaman

10 menit : 4 halaman

1 halaman : 15 baris

10 menit : 60 baris

1 baris : 40 huruf

10 menit : 60 x 40 : 2.400 huruf yg kita baca

10 menit berarti 24.000 kebaikan yg kita dapat
Jumlah yg cukup besar

Kalau faham ini, kita takkan tinggalkan tilawah meski 10 menit

Atau bahkan cuma 1 menit, berarti 2.400 kebaikan kita dapat
*Maka segera tilawah dg AM2*
*Rumus ketiga adalah 10/120*

Tilawah 10 menit tiap 120 menit (2 jam)

Jaga tilawah 10 menit tiap 2 jam yg kita punya

Jaga tilawah 10 menit tiap 2 jam yg kita punya
Rubah pola interaksinya

Rubah pola tilawah hanya bada maghrib atau bada subuh

Jadikan tiap 2 jam kita tilawah 10 menit

Jadikan tiap 2 jam kita tilawah 10 menit
Mulai jam 6 terus sampai jam 6 kembali

Rencanakan agenda tilawah setiap 2 jam
Rencanakan agenda tilawah :

06-08

08-10

10-12

12-14

14-16

16-18

18-20

20-22

22-24

24-02

02-04

04-06
Inilah ketiga rumus Tilawah Metode TES

PD-AM2-10/120

Semoga bermanfaat.

*-BANG JEMMI-*

Founder metode TES
Sumber : broadcast wa

MENGUBAH KONFLIK JADI CINTA

Materi  Seminar Pasutri
Oleh : Cahyadi Takariawan,S.Si Apt

Ahad 24 April 2017 M /27 Rojab 1438 H

Tempat : Mayang Convention Hall
🌹Menikah….tidak cukup hanya berbekal Cinta.

Menikah harus berbekal niat,motivasi yang lurus untuk Beribadah.

Bisa jadi sebelum menikah belum atau tidak ada rasa Cinta dengannya.

Namun ketika engkau sudah menikah…,engkau harus terus belajar menumbuhkan Cinta itu, hingga tidak ada alasan lagi untuk berhenti Mencintainya…

💞SubhanAlloh Indahnya…😘
🌹Ada 5 Tahap Kehidupan Pernikahan…

Tahap 1 Romantic Love

Tahap 2 Dissapointment or Distress

Tahap 3 Knowledge and Awareness

Tahap 4 Transformation

Tahap 5 Real love
🌹Tahap 1 (Darling I Love You Now)

Adalah tahapan pernikahan yg penuh dg Keromantisan Cinta, keindahan,gelora cinta yg menggebu

Semua terasa indah dan bahagia asal selalu berdua…:)😘😘

Kisaran waktunya sekitar 3-5 tahun.

Jadi ketika ada orang yg berpacaran 3 atau sampai 5 thn…begitu mereka menikah…Tahap Romantic Love nya sdh Lewaat..

Yg ada adalah tahap ke 2 dimana saling melihat Realita yg ada..saling kecewa…marah..menyalahkan…

Itulah Hikmahnya mengapa dalam Islam tdk ada Pacaran sebelum nikah…Yg ada adalah Pacaran sesudah nikah…

Supaya bisa benar” melewati tahap Romantic Love secara halal dg puas…

SubhanAlloh…💞
🌹Tahap 2 ( Ko ternyata begitu?)

Pada tahap ini suami istri mulai melihat realitas” hidup yg sesungguhnya,mulai melihat Cela pada pasangan,saling menyalahkan,marah,kecewa.

Ada kekagetan tertentu yg tdk mereka duga atau tidk mereka bayangkan sebelum pernikahan.

Kaget dg kepribadian, karakter, sifat, sikap, prilaku dan kondisi lainnya.

Ini tahapn yg menentukan…

Usahakan jangan berlama lama pada tahapan ini.

Hanya kita yg bisa mengeluarkan diri dari tahapan ini…
Contoh sederhana yg bs jadi konflik/ masalah…(saya dan suami sampai td tahan menahan tawa..lucu… karena itu dialami…)

;):):)
Seorang suami yg mempunyai kebiasaan ngorok/ mendengkur ketika tidur…di tahap 1…itu tdk menjadi masalah…malah mungkin ngoroknya suami terdengar seperti nada” atau irama Cinta…;)

Tapi ketika itu hadir ada pada tahap 2…hal sepele itu bs jd bahan pertengkaran dn jd konflik yg besar….
🌹Tahap 3 (Oh…Kamu seperti itu ya?)

Pada tahap ini mulai saling Memahami karakter dan kepribadian masing”.

Contoh kasusnya ngorok suami…sudh tdk jd masalah lagi..Sdh faham dan menerima…ya itulah keadaan suami saya….;)

Malah mungkin akan merindukan dengkuran itu di saat suami tdk ada di sisi kita…
🌹Tahap 4 (Aku semakin membutuhkanmu)

Pada tahap ini sdh ada kematangan hubungan.

Tumbuh rasa membutuhkan…

Timbul sikap saling menghargai,menghormati..

Berusaha membahagiakan pasangan..

Ada pemahaman yg menyeluruh dlm mensikapi perbedaan atau konflik yg terjadi…
🌹Tahap 5 (Aku mencintaimu seperti apapun dirimu)

 Chemistry kesejiwaan sdh benar” terwujud secara nyata.

Menyatu di kedalaman Cinta yg sejati…yg menyatukan hingga maut menjemput…

SubhanAlloh….

Kehidupan mereka akan dipenuhi keceriaan,kebahagiaan,kemesraan,keintiman dan kebersamaan dg pasangan…

Bahkan akan terasa seperti pengantin baru lagi….

Kembali merasakan Jatuh Cinta lagi…

Masya Alloh…indahnya….😘😘😘
🌹💖🌹 Kata Kunci

💖Nikmati masa Romantic Love seoptimal mungkin.

Upayakan memperlama masa ini agar kalian bisa mendapatkan kebahagiaan dalam waktu yg panjang

💖Lalui tahap ke 2 secepat mungkin…agar terhindar dari keadaan yg tdk menyenangkan..bahkan kegagalan pernikahan

💖Berusaha bersungguh sungguh memahami dan menerima pasangan.

Hal ini membuat tahap 3 dan4 berjalan mulus dan bersambung tidak terputus…

🌹🌹💖💖💖🌹🌹
💔KONFLIK

Konflik tdk datang secara tiba tiba…

Ada proses dan tingkatan…

1.💔Konflik ada di bathin atau perasaan,dipendam dlm hati dan fikiran

Ada ketidakcocokan,ketidaknyamanan, tp tdk muncul dalm ucapan,sikap atau tindakan…
2. 💔Konflik sudah sama” diketahui,sdh tampak di permukaan dan mulai timbul percekcokan,pertengkaran dan perlawanan
3.💔 Konflik sdh berupa tindakn fisik..tamparan,pukulan bahkan mungkin dg senjata tajam.
💞Cara Menghindari dan Menyelesaikan Konflik
💞Deteksi sedini mungkin konflik di tingkt pertama, agar segera mencari jalan keluar

Jangan berlarut larut.

Keluarlah pada level pertama konflik

💞Bila sudah mulai merasakan konflik…jangan menjauh dari pasangan…

Mendekatlah…komunikasi…diskusi…

Jarak fisik anda bisa menandakan jarak psikologis yg sedang terjadi…
💞🌹💞Akhirnya…

🌹Yu berusaha selaraskan perbedaan…

🌹Mengalah…

🌹Masalah?selesaikan…lupakan…
💞Yu Rubah Konflik Jadi Cinta…

💞🌹💞Selamat Jatuh Cinta Kembali…dg pasangan kita…

💞Mencintainya selamanya…sampai maut menjemput….

SubhanAlloh….!

💞🌹🌹💖🌹🌹💞
(Ditulis kembali oleh emmier sutisna 2442017/2771438)
Sumber : broadcast wa

PEMBAWA BERKAH

Tahukah siapa-siapa orang yang membawa berkah dalam Kehidupan Kita…

● *PERTAMA*  :  Orang yang Membantu Kita Ketika Susah…
● *KEDUA*       :  Orang yang Meninggalkan Kita Ketika Susah…
● *KETIGA*      :  Orang yang Menyebabkan Kita Jadi Susah…
 * Mengapa membawa BERKAH.???*
Karena ke-3 macam orang ini secara tidak langsung selain melatih kesabaran (Potensi Diri) kita, juga membuat kita semakin dewasa dan bijaksana…
★ Ketika ada org bicara mengenai kita di belakang, itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di depan mereka.
★ Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang lebih tinggi dari mereka.
★ Saat orang bicara dgn nada iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.
★ Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka.
* Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi membuat kita bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai Tujuan baik *👍👍👍
Orang pintar bisa gagal, 

Orang  hebat bisa jatuh,

Orang kuat bisa lemah ,

tapi orang yang………….
* RENDAH HATI , SABAR DAN ULET BERUSAHA *   Dalam segala hal akan selalu  mendapat jalan untuk menempatkan diri dengan seimbang karena kokoh pijakan dan Langkahnya.
Sumber : broadcast wa

Mempermudah Curang

Terpampang mencolok di Pintu Gerbang salah satu Universitas di Afrika Selatan tulisan: 
*”Untuk menghancurkan sebuah Bangsa, tidak perlu dengan bom,  roket, dan senjata berat, tapi cukup dengan MEMPERMUDAH MURID  CURANG DALAM UJIAN dan LONGGAR DALAM DISIPLIN  BELAJAR”*
Maka;
Manusia akan banyak yang mati di tangan para Dokter yang lulus karena curang.- 
Rumah dan gedung akan banyak yang ambruk di tangan para Arsitek yang lulus karena curang- 
Perusahaan akan banyak yang bangkrut di tangan para Manajer & Akuntan yang lulus karena curang.- 
Agama akan menjadi jualan murahan di dalam ceramah dan pidato para Tokoh Agama yang lulus karena curang.- 
Keadilan akan hilang di tangan Hakim yang lulus karena curang- 
Kebodohan dan kekasaran akan menjadi karakter anak bangsa yang lulus dari tangan para Guru dan Pendidik yang lulus karena curang…
Tatanan berbangsa akan rusak berat karena di tangan Anggota Legislatif yg lulus karena curang…

*KEMUNDURAN DUNIA PENDIDIKAN DALAM ARTI YANG SEBENARNYA ADALAH AWAL KEHANCURAN SEBUAH BANGSA.*

(Sebuah Renungan bagi kita semua dan Pendidik).