PROFIL ORANG YANG BERTAQWA

Kajian Rabu,
11 Mei ’16/ 4 Sya’ban 1437 H
H-26 Ramadhan
@Aula Al Hurriyyah

oleh : Ust Achmad

Buah ketakwaan berbanding lurus dg seberapa jauh kita mengamalkan ciri2 orang yg bertakwa.

*Janji Allah pada hamba yg bertaqwa
(lanjutan….)

QS Al A’raf 96

ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﻘُﺮَﻯٰ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﺍﺗَّﻘَﻮْﺍ ﻟَﻔَﺘَﺤْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺑَﺮَﻛَﺎﺕٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎءِ ﻭَﺍﻷَْﺭْﺽِ ﻭَﻟَٰﻜِﻦْ ﻛَﺬَّﺑُﻮﺍ ﻓَﺄَﺧَﺬْﻧَﺎﻫُﻢْ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻜْﺴِﺒُﻮﻥَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

ayat ini merupakan konsekuensi dr keimanan kita. harus kita pegang dlm rangka menjemput keberkahan Allah dg perantara langit dan bumi.

berkah : ukurannya bukan angka. bukan kuantitas.
sebagai hamba yg beriman, kita tdk boleh menggunakan ukuran angka, kuantitas sebagai ukuran utama. tp gunakan ukuran keberkahan.
suatu dikatakan berkah jika dijalankan dg ikhlas yg berdasarkan aturan Allah dan rosulnya.

ukuran kuantitatif sangat relatif. boleh digunakan tp jangan dijadikan acuan utama.

pd zaman kekhalifahan Umar bin Abdul Aziz, tercatat seluruh penduduknya saat itu tak meminta2. hingga baitul mal tidak menemukan org yg pantas menerima sedekah. kemudian di salurkan k negri lain.

karakter orang yg beriman harus benar2 diaplikasikan.
QS Ad Dzariyat (15-25) –> Lihat catatan sebelumnya.

Orang yg bertakwa selalu berusaha optimal dlm kebaikan. selalu mengisi waktu dg kegiatan terbaik. tidak hanya amalan ruhiyahnya (shalat, tilawah dsb) tetapi aktif mengaplikasikan.

Hamparan bumi ini adalah karunia Allah yg harus disyukuri. tdk boleh ada sejengkal tanahpun yg di sia-siakan.

QS Al A’raf 96. Jika direnungkan, maka maknanya sangat dalam.
pada diri kalian terdapat ayat2 Allah. maka optimalkan seluruh tubuh kita untuk kebaikan ummat.
dari hal kecil seperti mikroba, bisa menghasilkan industri besar. tp ini dimanfaatkan oleh orang kafir yg tak memahami quran. padahal jika kita yg menguasai sangat luar biasa.

Di langit, ada sumber2 rizki bagi orang yg bertaqwa. Mengambil sarana langit untuk sumber rizki, masih dimanfaatkan oleh orang kafir.

studi s1 s2 s3 itu ringan. sudah disaku. kelulusan itu mudah bagi aktivis. kita harus berfikir jauh ke depan. jangan karena studi, kita tak punya waktu untuk ummat, kemudian kita memilih meninggalkan amalan untuk orang lain. padahal studi hanyalah sarana untuk lebih bermanfaat untuk umat. jangan berfikiran sempit. hanya mementingkan kepentingan sendiri yg kecil padahal jika kita memilih ummat, Allah akan memudahkan urusan kita.

QS Muhammad 7

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻥْ ﺗَﻨْﺼُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻨْﺼُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﻳُﺜَﺒِّﺖْ ﺃَﻗْﺪَﺍﻣَﻜُﻢْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

ketika baca qur’an,
Resapi maknai Al qur’an secara dalam, kemudian rasakan ia melalui aliran darah kita. hingga kekuatannya akan menguatkan anggota tubuh kita. hingga mata kita akan kuat mengkaji dan belajar. hingga kaki kita akan kuat dan ringan melangkah menuju tempat2 yg baik. JADIKAN AL QUR’AN PEDOMAN atas segala urusan. urusan rumah tangga, urusan belajar, urusan memimpin negara dsb.
apalagi bagi seorang intelektual muslim, orang kampus, calon pemimpin ummat. maka, Al quran harus benar2 menghujam, setiap ayatnya.

sebagai intelektual muslim, kita jangan dininabobokan dg hanya melihat hasil zaman keemasan islam. tapi, lihatlah bagaimana proses mereka para sahabat meraih itu. pada usia 10 tahun mereka sudah hafal qur’an. dan Al quran benar2 jadi pedoman setiap geraknya.

Sholat yg khusyu berkorelasi dg aktivitas yg optimal. dlm QS Al Mukminun. Allah menggandeng antara kualitas ibadah maghdhoh dg kualitas ibadah khoshoh.
Muslim harusnya selalu merasa waktu ini begitu sempit untuk kebaikan2 yg ia akan lakukan. jangankan terfikir untuk melakukan maksiat. untuk membuang waktu sia2 saja tidak.

QS Al Muzzammil 7.

ﺇِﻥَّ ﻟَﻚَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﺳَﺒْﺤًﺎ ﻃَﻮِﻳﻠًﺎ

Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).

Malamnya,

QS Ad Dzariyat

ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻗَﻠِﻴﻼً ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻣَﺎ ﻳَﻬْﺠَﻌُﻮﻥَ

Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.

pekerjaan org bertakwa adalah pekerjaan yg berbobot

Orang beriman selalu menebar manfaat. kehadirannya selalu ditunggu2. dan ketika wafat maka, bukan hanya manusia, tapi semua makhluk Allah, tanaman, batu, air dsb bersedih karena wafatnya..

Tebarkan kebaikan. Kebaikan yg terbaik. dan istiqomahkanlah. oleh karena itu pentingnya secara kontinyu menghadiri majelis ilmu dan dzikir, serta menyampaikannya pd orang lain. agar kita selalu saling mengingatkan dan selalu bermanfaat.

Sabda Rosul,
“Sebaik2 kamu adalah kamu yg terus belajar Al qur’an dan menyampaikannya pada orang lain”

PERUT LAPAR kita khawatir dan langsung mencari penawarnya. tapi apabila ruhiyah lapar. cemaskah kita??

Berat memang datang kajian. tapi azzamkan, bila perlu wajibkan pada diri. insya Allah, Allah yg akan meringankan dan menguatkan…

Dakwah adalah jalan utama kita, yg lain, studi, karir dsb hanya sarana saja. itu sudah digenggaman tangan. Allah akan jamin itu..

Allohu’alam bishowab

Resumed by : ‘SA’

Sumber : broadcast wa

Penjual dan Seorang Wanita

Kajian Senin,
9 Mei 2016/ 2 Sya’ban1437 H
H-28 Ramadhan
@ Aula Masjid Al Hurriyyah IPB

Oleh : Ust Achmad

Kisah  Shahabat :

Ada salah seorang shahabat Nabi. Ia adalah seorang penjual. Penjual dg barang dagangan dan transaksi yg halal. dlm Riyadush Shalihin kisah ini diceritakan. Pada suatu hari, saat penjual sdg berjualan, ada seorang wanita cantik yg ingin membeli buah, dagangan shahabat tadi. Ia datang sendiri. Shahabat ini, yg tadinya tdk memiliki maksud jahat. tetapi syaitan membisikkan kejahatan dlm hati shahabat tsb. Datangnya gangguan syaitan bisa dlm beberapa situasi, yaitu :
1. di awal
2. di tengah.
sehingga kita harus betul2 berlindung pada Allah dan mematuhi rambu2 dalam berinteraksi.
Syaitan mengganggu sahabat tadi. sehingga shahabat ini mulai berbohong, dan mengatakan pd wanita itu.
“Jika kau inginkan buah yg lebih bagus, maka bukan di sini.”
wanita tsb, karena menginginkan buah dg kualitas bagus, maka dipenuhilah permintaan shahabat tsb.
Kesalahan wanita tsb :
1. datang sendiri.
2. berinteraksi hanya berdua.
3. Memenuhi permintaan shahabat tsb pergi ke tempat sepi.
Hingga sampailah ditempat yg ditunjukkan. dg godaan syaitan shahabat td melakukan segala sesuatunya kecuali berzina. kemudian dia sadar dan bertaubat. Ia kemudian berlari mencari Rosul. Ia menceritakan apa yg terjadi dan ia rela menerima konsekuensi apapun atas perbuatan yg dilakukannya asalkan Allah menerima taubatnya.

Mendengar itu, Rosul terdiam, hingga Allah menurunkan QS Hud 114.

ﻭَﺃَﻗِﻢِ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻃَﺮَﻓَﻲِ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻭَﺯُﻟَﻔًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ۚ ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ ﻳُﺬْﻫِﺒْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ ﺫِﻛْﺮَﻯٰ ﻟِﻠﺬَّﺍﻛِﺮِﻳﻦَ

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

***HIKMAH****

1. Berhati2lah dlm berinteraksi antar ikhwan akhwat yg bukan muhrim. Ikutilah rambu2 yg ada (baca catatan 2 minggu lalu).

*Sadarilah, dlm perjalanan hidup kita, syaitan selalu mengikuti di manapun dan dalam keadaan apapun hingga sakaratul maut.
setiap detiknya syaitan tak pernah meninggalkan kita. kita diikuti qorin.
Rosul juga. bedanya adalah qorin yg mengikuti Rosul, Allah jaga supaya tdk bisa mengalahkan Rosulullah.
Syaitan bisa dtang di awal di tengah maupun di akhir.

*Jangan salah memahami ibrah ayat dan kisah ini. jangan membuat skenario kemaksiatan kemudian menggunakan ayat ini sebagai senjata.

2. Yang dilakukan tidak sampai zina. kalau saja yg dilakukan smpai zina maka Rosul akan lgsung melaksanakan sesuai QS An Nisa 2. yaitu dihukum rajam.

3. Allah menurunkan QS Hud 114. Ayat ini berkaitan dg perintah menegakkan shalat.

Menegakkan shalat ini saat disampaikan pd shahabat td. Shahabat paham betul seperti dlm
QS 29:45

ﺍﺗْﻞُ ﻣَﺎ ﺃُﻭﺣِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻭَﺃَﻗِﻢِ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ۖ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﺗَﻨْﻬَﻰٰ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻔَﺤْﺸَﺎءِ ﻭَﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮِ ۗ ﻭَﻟَﺬِﻛْﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﺎ ﺗَﺼْﻨَﻌُﻮﻥَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Shahabat langsung bergetar hatinya. dan segera menunaikannya.

**TAUBATAN NASUHA itu memiliki 4 syarat :

1. Taubat karena Allah, sadar bahwa apa yg dilakukan sebelumnya melanggar ketentuan Allah. jangan bertaubat karena tidak punya lagi kesempatan melakukan maksiat.
misal : seorang koruptor bertaubat karena telah tertangkap KPK sehingga tak lagi punya kesempatan korupsi. padahal hatinya masih ingin korupsi.

2. Menyesali dan tidak mengulangi lagi.
3. Mengikutinya dg amal sholeh.
4. Selesaikan dg orang yg telah terdzolimi, sampaikan maaf.

Jangan sampai meremehkan point ke-4 ini. mengganggap dengan shalat semua selesai sedang ia masih bisa berbuat maksiat.

Misal : Pacaran. setelah sadar shalat, tetapi masih saja pacaran. kemudian berangkat ke masjid bersama. ini salah. orang yg shalatnya benar, maka semua perbuatan maksiat itu tidak akan dilakukannya lagi.
lalu apa solusinya?
Jika sudah tdk bisa menahan. Maka bersiaplah, menikahlah..
Bersiap : siap memegang amanah sebagai calon ayah dan ibu.
kesiapan calon ayah : maknawi, maisyah
kesiapan : maknawi.

Seringkali Laki2 tidak Rojul (jantan), memacari wanita tanpa berani menikahinya.
Wanita bisa saja dikatakan Rojul jika ia bisa menjaga dirinya dan tetap menjalankan semua perintah Allah.
karena perintah Nabi adalah menikahlah, jika belum siap maka berpuasalah.

AKTIFIS Harus kreatif. berpikiran ke depan. aktifis tak ada yg tidur setelah subuh. mereka bertebaran di bumi Allah untuk menebar manfaat. aktifis itu sejak kuliah sudah berfikir bagaimana mencari maisyah. seharusnya masjid tdk mencari dg meminta sumbangan tetapi dg usaha yg produktif yg dijalankan oleh para aktifis dakwah di dalamnya.

Allohu’alam bishowab

Resumed by : “SA”

Sumber : broadcast wa

Surat Perpisahan

| Surat Perpisahan |

Sahabat,
Aku akan pulang…
Sudah hampir sebulan bertamu namun seringkali aku ditinggal sendirian.

Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuanmu tak luar biasa.

Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh…

Alquran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.

Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.

Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.

Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Ramadhan.

Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.

Sahabat, aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.

Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesiaan.
Percayalah,
Aku pulang belum tentu kan kembali datang, sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkan.

Masih ada 5  hari kita bersama,
Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang…
“Karena umurmu hanyalah cerita singkat yang akan dipertanggungjawabkan dengan panjang”.

Bumi Allah, 25 Ramadhan 1436H
Sahabatmu,

Ramadhan

#Rabbana semoga kemuliaan Ramadhan kali ini masih bisa kami dapatkan….
Aamiin.

Sumber : broadcast line

KINI…… RAMADHANKU DIPENGHUJUNG SENJA

KINI…… RAMADHANKU DIPENGHUJUNG SENJA

Bismillah…
Sahabat….

Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan ramadhan..

Laksana bahtera,
kini ia perlahan mulai mengangkat jangkarnya dan bersiap untuk berlayar..

11 bulan lamanya dia akan meninggalkan kita..

Untuk kemudian berlabuh di hati-hati orang-orang yang beriman..

Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama mega merah di ujung ufuk..

Yang jelas ia masih disini..
Dia belum berlayar ataupun tenggelam..

Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amal ibadahmu disisa waktu yang ada.

Namun bila sebaliknya, maka perbaikilah amalanmu sebelum ia pergi berlalu…

Ingat sahabatku…
amalan itu dinilai pada akhirnya.

DI dalam kitab Jâmi’u Al ulum wal hikam Ibnu Rajab menukilkan sebuah kisah yang diriwayatkan oleh Abu Nuaim -rahimahullah-. Beliau mengisahkan:

Suatu kali Fudhail bin Iyadh pernah bertemu dengan seseorang.

Beliau lantas bertanya kepadanya: “Berapa umur anda?”.

“Enam puluh tahun”, jawab laki-laki itu.

“Kalau begitu sejak enam puluh tahun yang lalu anda sudah berjalan menuju Allah, dan perjalananmu hampir saja tiba.”

“Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn”, ujar lelaki itu.
“Apakah anda tahu maknanya?”
Tanya Fudhail.
Lelaki itu menjawab: “ya, saya tahu.

Saya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya saya akan kembali.”
Fudhail lalu menasehatinya:

ﻳﺎ ﺃﺧﻲ، ﻣﻦ ﻋﺮﻑ ﺃﻧﻪ ﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪ، ﻭأنه ﺇﻟﻴﻪ ﺭﺍﺟﻊ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻣﻮﻗﻮﻑ ﺑﻴﻦ ﻳﺪﻳﻪ، ﻓﻠﻴﻌﻠﻢ ﺍﻧﻪ ﻣﺴﺌﻮﻝ، وﻣﻦ ﻋﻠﻢ ﺃﻧﻪ مسئول ﻓﻠﻴﻌﺪ ﻟﻠﺴﺆﺍﻝ ﺟﻮﺍﺑﺎ”

“Wahai saudaraku…

Barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya adalah hamba Allah dan hanya kepada-Nya ia kembali,

hendaknya dia juga menyadari bahwa dia akan berdiri di hadapan-Nya dan akan ditanya (oleh-Nya).

Dan barangsiapa yang menyadari bahwa dirinya akan ditanya maka hendaknya ia mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan tersebut.”

Laki-laki itu pun menangis lantas bertanya kepada Fudhail:
“lalu apa yang harus aku perbuat?”
“Mudah”, jawab Fudhail. “Apa? Semoga Allah merahmatimu.
” Tanya laki-laki itu lagi.
Fudhail menasehatinya lagi:

ﺗُﺤﺴﻦ ﻓﻴﻤﺎ بقي، ﻳﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻚ ﻣﺎﻗﺪ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي، ﻓﺈﻧﻚ ﺇﻥ ﺃﺳﺄﺕ ﻓﻴﻤﺎ بقي ﺃُﺧﺬﺕ ﺑﻤﺎ ﻣﻀﻰ ﻭﻣﺎ بقي

“Berbuat baiklah disisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.

Sekali lagi….
Senja belum berlalu…
Jangkar bahtera juga belum lagi terangkat…

Apa yang kau tunggu…
Bergegaslah…

Lepaskanlah kepergian tamu yang mulia ini dengan amalan terbaik..

Agar imanmu bersemi sepanjang tahun…

Hingga ia kembali dan melabuhkan hikmahnya pada hatimu ditahun yang akan datang…

Sungguh kerugian yang besar bila ramadhan berlalu dan kita tidak termasuk hamba yang diampuni.

Rasulullaah shallallahu alaihi wasallam bersabda
:
رغم أنف رجل ذكرت عنده فلم يصلّ عليّ , ورغم أنف رجل دخل عليه رمضان ثـمّ انسلخ قبل أن يغفرله , ورغم أنف رجل أدرك عنده أبواه الكبر فلم يدخل الجنّة

“Celakalah seseorang yang bila namaku disebut disisinya namun ia tidak membaca shalawat untukku,

Celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan kemudian ia berlalu sebelum ia diampuni.

Dan celakalah seseorang yang mendapati kedua orangtuanya telah menginjak usia lanjut lalu tidak menyebabkannya masuk surga.”
(HR. at-Tirmidzi & Ahmad)

Ketahuilah sahabat… ramadhan pasti bertamu, namun kita belum tentu akan bertemu.

Semoga Allah mengaruniakan “Akhir yang baik ” untuk Ramadhan dan usia kita…

||Gorontalo 23 Ramadhan 1436 H
||ACT El-Gharantaly

Sumber : broadcast wa

10 Hari Terakhir

😭😭😭😭😭😭😭

Surat Perpisahan.

Saudaraku,
Aku akan pulang…
Sudah 22 hr bertamu namun seringkali aku ditinggal sendirian.

Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuanmu tak luar biasa.

Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh…

Alquran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.

Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.

Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.

Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Ramadhan.

Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.

Saudaraku, aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.

Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesia-siaan.
Percayalah, Aku pulang belum tentu kan kembali datang, sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkanku.

Masih ada 6 hari kita bersama,
Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang…
“Karena umurmu hanyalah cerita singkat yang akan dipertanggungjawabkan dengan panjang. Saudaramu,
Ramadhan 1437 H

Sumber : broadcast wa

KUALITAS KITA ADA DI ‘SESI PENUTUP’

قال ابن رجب رحمه الله تعالى :
يا عباد الله  إن شهر رمضان قد عزم على الرحيل ولم يبق منه إِلّا قليل  فمن منكم أحسن فيه فعليه التمام ومن فرط فليختمه بالحسنى
                                    
Berkata Ibnu Rajab rahimahullah : “Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit, maka siapa saja yang sudah berbuat baik di dalamnya hendaklah ia sempurnakannya dan siapa saja yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia menyudahinya dengan yang  terbaik”                                                                                              
قال ابن الجوزي رحمه الله :
إن الخيل إذا شارفت نهاية المضمار بذلت قصارى جهدها لتفوز بالسباق، فلا تكن الخيل أفطن منك! فإن الأعمال بالخواتيم، فإنك إذا لم تحسن الاستقبال لعلك تحسن الوداع…
                                    
Al-Imam Ibnu Al-Jauziy rahimahullah berkata :                    
“Seekor kuda pacu jika sudah berada mendekati garis finish ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, maka jangan sampai kuda lebih cerdas darimu..  Karena sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya.. Untuk itu,  jika  kamu termasuk dari yang tidak baik dalam penyambutan, maka semoga  kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan”             

وقال ابن تيمية رحمه الله :
العبرة بكمال النهايات لا بنقص البدايات.
                                    
Imam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :                    
“Yang akan menjadi ukuran adalah kesempurnaan akhir dari sebuah amal, dan bukan buruknya permulaan…”            

وقال الحسن البصري رحمه الله :
أحسن فيما بقي يغفر لك ما مضى، فاغتنم ما بقي فلا تدري متى تدرك رحمة الله…
                                                                         Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :                    
“Perbaiki apa yang tersisa bagimu,  maka Allah akan mengampuni atas apa yang telah lalu, maka manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa, karena kamu tidak tahu kapan rahmat Allah itu akan dapat diraih”      

Yaa Allah jadikanlah sebaik-baik amalanku adalah pada penutupannya.
                                       
  بارك اللّٰه فيكم وتقبل الله منا ومنكم

Selamat menikmati hidangan Allah Swt yg terbaik di “Malam 10 hari trakhir” semoga Allah takdirkan  keberuntungan di akhir perjalanan”
Taqobbalallaahu minna waninkum taqobbal yaa kariim”

Referensi Target Harian Di Bulan Romadhon

QUOTES OF THE NIGHT

Ust. DR. Amir Faisol Fath

1. Tahajud
2. Akhirkan saur
3. Sholat sunah fajar sblm subuh
4. Subuh jamaah di masjid
5. Dzikir pagi
6. Tilawah 1juz
7. Sholat Dhuha
8. Nafkah halal
9. Hindari bohong (meski bercanda),ghibah,khurafat(porno)
10. Sedekah/sedekah buka puasa
11. Silaturahim (minimal sms saudara/teman)
12. Mengajak kawan/saudara kebaikan
13. Istigfar 100x
14. Tasbih 100x
15. Dhuhur jamaah di masjid (laki2)
16. Asar jamaah di masjid (laki2)
17. Dzikir sore
18. Doa sblm buka(waktu yg mustajab)
19. Segera berbuka(sunah dg kurma/air putih)
20. Maghrib berjamaah(laki2)
21. Tilawah 1juz
22. Isya jamaah di masjid(laki2)
23. Tarawih
24. Hadiri majlis ilmu
25. Itikaf
26. Baca hadist (minimal 5 hdist)
27. Baca Al Quran terjemahan
Semoga bermanfaat menambah semangat beribadah di bulan Ramadhan.

❗❗Awas Pencuri Bulan Ramadhan❗❗

🐾  TV.
Ini merupakan pencuri yang berbahaya, yang bisa merusak puasa orang orang dan mengurangi pahala, seperti film sinetron dan iklan murahan.

🐾 Pasar.
Ini juga merupakan pencuri spesial dalam menghabiskan uang dan waktu tanpa batas. Oleh karena itu tentukan belanjaanmu begitu pergi ke pasar.

🐾 Begadang.
Pencuri yang mengambil waktu yang palimg berharga. Pencuri yang mengambil sholat tahajud dari seoramg hamba di sepertiga malam terakhir, dan mencuri kesempatan untuk istighfar serta taubat.

🐾 Dapur.
Pencuri yang banyak mengambil waktu yang panjang untuk membuat beragam jenis masakan, berupa makanan dan minuman. Hampir-hampir semuanya tidaklah lewat di mulut, kecuali sejenak saja.

🐾 Handphone.
Sebagian orang hanya sekedar menjawab panggilan masuk. Bisa diserang dengan dosa berupa ghibah, namimah, dusta, memuji diri atau orang lain, membeberkan rahasai, berdebat tanpa ilmu, ikut campur urusan orang, dan sebagainya dari kesalahan-kesalaham mulut yang banyak yang juga merupakan majlis yang kosong dari dzikir.

🐾 Kikir.
Sedekah akan melindungimu dari neraka, dan sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadhon; maka bersedekahlah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

🐾 Majelis yang kosong dari mengingat Allah. Pencuri ini adalah yang mempersiapkan bagimu penyesalan di hari kiamat. Nabi shallaalhu alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah suatu kaum bermajelis, tidak mengingat Allah dan tidak juga bersholawat kepada Nabi mereka kecuali mereka meninggalkan penyesalan. Bila Allah mau maka Allah akan menyiksa mereka, kalau hendah Allah mengampuninya.”

Adapun pencuri besar adalah FACEBOOK atau WHATSAPP apabila tidak digunakan dengan benar dalam kebaikan dalam menyambut tamu yang berharga ini (Ramadhon)
Aku wasiatkan diriku dan kelalaian untuk bersiap siap menyambut bulan mulai ini; kalaulah Anda mendapatinya pada tahun ini, maka belum tentu Anda dapatkan pada tahun yg akan datang.

Ust. Zainal Abidin,  L.C.
والله أعلم بالصواب

Sumber : broadcast wa