Life is a test…

Quote

Life is a test. It’s nothing you can’t avoid even if you try.

TMS

Advertisements

KETIKA ALLAH MENCINTAI HAMBA-NYA

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي فِي السَّمَاءِ فَيَقُولُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ. (رواه البخاري)

Artinya:

“Sesungguhnya apabila Allah azza wa jalla mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata: “Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!” Maka Jibrilpun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata: “Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintailah dia oleh kalian semua, maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi.” (HR. Bukhari)

Tentu kita semua berharap agar dicintai  Allah. Akan tetapi bagaimanakah caranya agar kita bisa meraih cinta Allah..?

Di dalam Madaarij As-Saalikin, Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah menyebutkan 10 sebab yang dapat mendatangkan kecintaan  Allah.

Pertama:

قراءةُ القرآن بالتدبر والتفهّم لمعانيه وما أُريدَ به

Membaca Al-Qur’an dengan penuh tadabbur serta berusaha memahami makna-maknanya dan maksud yang terkandung di dalamnya.

Kedua:

التقرب إلى الله بالنوافل بعد الفرائض

Mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan amalan-amalan sunnah sesudah amalan-amalan wajib.

Ketiga:

دوام ذكره على كل حال باللسان والقلب والعمل والحال فنصيبه من المحبة على قدر نصيبه من هذاالذكر.

Senantiasa berdzikir mengingat Allah dalam setiap kondisi, baik dengan lisan, hati, perbuatan maupun keadaan. Karena kadar kecintaan tergantung pada seberapa besar kadar dzikir tersebut.

Keempat:

إيثارُ محابّه على محابّك عند غلَبَات الهوى، والتسَنُّمُ إلى محابّه وإن صَعُبَ المرتقى.

Mengutamakan segala yang dicintai Allah daripada apa yang engkau cintai ketika hawa nafsu berkuasa. Selalu berusaha mencintai segala yang dicintai-Nya meski harus melewati berbagai rintangan

Kelima:

مطالعة القلب لأسمائه وصفاته

Hati senantiasa menelaah dan merenungi nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya.

Keenam:

مشاهدة برِّه وإحسانه وآلائه ونعمه الباطنة

Mengakui berbagai kebaikan dan nikmat-Nya, baik yang bersifat lahir maupun batin.

Ketujuh:

انكسار القلب بكليته بين يدي الله تعالى

Tunduknya hati dengan segenap jiwa di hadapan Allah ta’ala.

Kedelapan:

الخلوة به وقت النزول الإلهي لمناجاته وتلاوة كلامه، والوقوف بالقلب والتأدب بأدب العبودية بين يديه، ثم ختم ذلك بالاستغفار والتوبة.

Menyendiri bersama-Nya saat Dia turun (pada sepertiga malam terakhir) dengan bermunajat kepada-Nya, membaca kitab-Nya, menghadirkan hati dan bersikap dengan adab penghambaan dihadapan-Nya. Kemudian menutup bacaannya tersebut dengan istighfar dan taubat.

Kesembilan:

مجالسة المحبين الصادقين، والتقاط أطايب ثمرات كلامهم كما ينتقى أطايب الثمر، ولا تتكلَّم إلا إذا ترجَّحتْ مصلحة الكلام، وعلمتَ أنَّ فيه مزيدًا لحالك ومنفعةً لغيرك.

Senanantiasa duduk  bersama orang-orang yang mencintai Allah dengan jujur. Memetik buah yang baik dari ucapan mereka. Dan tidak berbicara kecuali tampak jelas adanya maslahat dalam pembicaraan tersebut, serta mengetahui bahwa dalam pembicaraan tersebut ada manfaat bagi dirimu dan orang lain.

Kesepuluh:

مباعدةُ كلِّ سببٍ يحولُ بينَ القلب وبينَ اللهِ عزَّ وجلَّ.

Menjauhi semua sebab yang menjadi penghalang antara hati dengan Allah.

(Selengkapnya lihat Madarij As-Salikin: 3/17-18).

Disamping itu, berdo’alah kepada Allah dengan do’a nabiyullah Daud alaihissalam yang berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أََحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang dingin (di padang yang tandus).”

Bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah
(HR. At-Tirmidzi)

Sekian..
Muda-mudahan kita termasuk orang-orang yang mencintai dan dicintai Allah azza wa jalla

Aamiin…

Sumber : broadcast line

BERBEDA PENDAPAT TAPI TIDAK BERPECAH

23 Rabi’ul-Awwal 1437 H / 25 Desember 2015 M

Dikisahkan bahwa Yunus bin Abdil-‘Ala, berselisih pendapat dengan sang guru, Al-Imam Muhammad bin Idris As-Syafi’i saat beliau mengajar di Masjid. Hal ini membuat Yunus bangkit dan meninggalkan majelis dalam keadaan marah.

Kala malam menjelang, Yunus mendengar pintu rumahnya diketuk … Ia berkata: Siapa anda? 

Orang yang mengetuk menjawab: Muhammad bin Idris. 

Seketika Yunus berusaha untuk mengingat semua orang yang ia kenal dengan nama itu, hingga ia yakin tidak ada siapapun yang bernama Muhammad bin Idris kecuali Imam Syafi’i. 

Saat ia membuka pintu, ia terkejut dengan kedatangan sang guru, Imam Syafi’i.

Imam Syafi’i berkata: Wahai Yunus, selama ini kita disatukan dalam ratusan masalah, apakah karena satu masalah saja kita harus berpecah?

Janganlah engkau berusaha untuk menjadi pemenang dalam setiap perbedaan pendapat … terkadang, meraih hati itu lebih utama daripada meraih kemenangan.

Jangan pula engkau hancurkan jembatan yang telah kau bangun dan kau lewat di atasnya, karena boleh jadi, satu hari nanti engkau membutuhkannya kembali.

Berusahalah dalam hidup ini agar engkau membenci prilaku yang salah, dan jangan engkau membeci orang yang melakukan kesalahan.

Engkau harus marah saat melihat kemaksiatan, tapi berlapang dadalah atas pelaku maksiat.

Engkau boleh mengkritik pendapat yang berbeda, namun tetap menghormati orang yang berbeda pendapat.

Tugas kita dalam hidup ini adalah menghilangkan penyakit, bukan membunuh orang yang sakit.

Apabila ada orang yang datang meminta maaf kepadamu, maka maafkanlah … 

Apabila ada orang yang tertimpa kesedihan, maka dengarkanlah keluh kesahnya …

Apabila datang kepadamu orang yang membutuhkan, maka penuhilah kebutuhannya dari apa-apa yang Allah berikan kepadamu.

Apabila datang seseorang yang menasehatimu, maka berterimakasihlah atas nasehat yang disampaikan kepadamu.

Bahkan seandainya satu hari nanti engkau hanya menuai duri, tetaplah engkau untuk senantiasa menanam bunga, sesungguhnya balasan yang dijanjikan oleh Allah Yang Maha Pengasih Penyayang lagi Maha Dermawan jauh lebih baik dari balasan manusia.

Semoga Bermanfaat. Allaahumma Aamiin.

Sumber : broadcast wa

Burung Pembawa Air

Nun di satu masa, saat Nabi Ibrahim sedang dibakar Raja Namrudz dan kaumnya, ada seekor burung yang menyaksikan pembakaran itu. Burung itu terbang ke sana ke mari, mencari sesuatu. Ia lalu membawa air dengan menggunakan paruh kecilnya. Burung itu melepaskan air itu ke dalam kobaran api yang menyelimuti Nabi Ibrahim. Begitu terus. Dia menjauh mencari air, membawa air dengan paruh kecilnya, dan menjatuhkan air ke api sampai Allah menyelamatkan Nabi Ibrahim.

Makhluk Allah yang lain heran dengan perbuatan burung ini. Mereka bertanya padanya, mengapa bersusah-susah menjemput air yang jelas tidak akan mungkin memadamkan kobaran api itu?

Burung itu menjawab, “ Walaupun aku tahu aku tidak akan mampu memadamkan api  itu, aku harus menegakkan kebenaran sekuat tenagaku. Allah tidak akan menanyakan apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak. Allah akan menanyakan apa yang aku lakukan saat melihat kezaliman di depan mataku.”

Sumber : broadcast wa

Surat Cinta Tentang Shalat

🌻 Bila engkau anggap shalat itu hanya sebagai penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.

🌻 Bila engkau anggap shalat sebagai sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

🌱 Anggaplah shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.

🌱 Anggaplah shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.

👉 Bayangkan ketika “adzan berkumandang,” tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya.

👉 Bayangkan ketika kau “takbir,” Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

👉 Bayangkanlah ketika “rukuk,” Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.

👉 Bayangkan ketika “sujud,” Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: “Aku mencintaimu wahai hambaKu.”

👉 Bayangkan ketika kau “duduk di antara dua sujud,” Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: “Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu.”

👉 Bayangkan ketika kau memberi “salam,” Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

👍 Subhanallah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.

👍 Beruntunglah  orang-orang yang mengamalkannya.
————-

Maafkanlah aku ya Allah  yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku…….

Sumber : broadcast line

Hilangkan Pikiran Negatif

Bismillah

“Bro, aku lagi butuh 500 ribu, penting banget, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu”.

Sahabatnya membalas: “Tunggu barang setengah jam ya bro, insya Allah nanti aku transfer”.

Sudah lewat dari 1/2 jam . . satu jam . . tapi sahabatnya tidak juga memberi kabar. Ketika ditelpon pun ternyata HP nya tidak aktif.

Ia pun mengirim SMS : “Selama ini aku tidak pernah mengecewakanmu bro. Tapi kenapa sekarang engkau lari dariku?!  Apa salahku?!”

Setelah dibaca, sahabatnya menelpon kembali dan berkata:
“Astaghfirullah, semoga Allah mengampunimu, Aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP karena aku sedang menjual HPku untuk membantu kebutuhanmu. Lalu, dari sisa penjualan, aku belikan HP second yang murah agar bisa menghubungimu”.

Sahabat …
Manusia hari ini suka berprasangka karena lingkungan yang suka mempengaruhi…

Ada sangkaan baik…dan ada sangkaan buruk…

Orang rajin beribadah disangka riya;
Orang yang bersantai disangka malas;
Orang yang pakai baju baru disangka pamer;
Orang yang pakai baju buruk disangka tidak hormat;
Orang makan banyak disangka rakus;
Orang makan sedikit disangka “diet” ketat;
Orang baik disangka buruk;
Orang buruk disangka baik;
Orang tersenyum disangka mengejek;
Orang masam disangka menyindir;
Orang mengkritik disangka mengumpat;
Orang diam disangka menyendiri;
Orang menawan disangka pakai susuk;
Orang sering ikut kajian/ta’lim dianggap kelompok aliran macam-macam..

Siapa tahu..
Yang diam itu karena berzikir kepada Allah;

Siapa tahu…
Yang tersenyum itu karena bersedekah;

Siapa tahu…
Yang bermuka masam itu karena mengenangkan dosa-dosanya;

Siapa tahu…
Yang menawan itu karena bersih hati dan fikirannya;

Siapa tahu…
Yang ceria itu karena cerdas fikirannya & senantiasa mengingat Allah…

Siapa tahu..
Yang sering ikut kajian/ta’lim itu karena merasa masih kurang ilmu…

Sahabat…

Mari…
Hilangkan pikiran negatif….
Kembangkan energi positif…
Biasakan berpikir positif..
Berikan seribu alasan kebaikan kepada sahabat..
Agar hidup ini lebih inspiratif….

Semoga Bermanfaat..
Tetap tersenyum dan tetap SEMANGAT memperbaiki hati….
Salam sehat sukses sejahtera.

Sumber : broadcast wa

Riya

💥💦💢 Kasihan Orang yang Riya

🍃 Kasihan orang yang riya’ :
– ia meninggalkan pujian Allah lantas berharap pujian manusia
– ia meninggalkan Allah Yang Maha Kuasa dan memilih manusia yang penuh kekurangan dan kehinaan
– ia mengagungkan makhluk yang hina dan tidak mengagungkan Allah Yang Maha Agung
– ia memilih ganjaran dunia dan meninggalkan ganjaran akhirat
– ia mengagungkan dunia dan tidak mengagungkan akhirat
– ia tidak mengagungkan hari qiamat dimana seluruh rahasia dan isi hati akan dibongkar oleh Allah
– di akhirat ia disuruh mencari pahala dari orang-orang yang ia harapkan pujian dan penghormatan mereka tatkala di dunia
– di akhirat ia yang pertama kali disiksa di neraka
– di dunia ia selalu gelisah menanti pujian manusia dan komentar indah dari manusia. Lebih gelisah lagi jika ternyata riya’ nya tidak membuat orang memujinya dan menghormatinya
– di dunia ia capek berkreasi demi memamerkan amal ibadanya, capek dalam berkreasi menulis status dan capek berkreasi dalam ber-selfie- untuk meng-share pose ibadahnya. Apalagi yang nge-like- hanya sedikit.

🔰🔰🔰

💥💦💢 Tips Melawan Riya

Orang yang terbiasa banyak ibadah biasanya lebih mudah menata hati untuk ikhlas meskipun dihadapan banyak orang. Yang jarang beribadah lebih rawan terkena riya tatkala beribadah dihadapan banyak orang.

Maka lawanlah riya dengan membiasakan diri banyak beribadah, karena dengan kebiasaan banyak
beribadah akan muncul sikap cuek terhadap komentar orang lain.
Contoh : yang jarang berzikir atau baca quran di hadapan orang pada awalnya kawatir riya.

Tapi kalau sudah terbiasa dan berusaha melawan riya dan sering melakukannya maka timbul sikap
cuek terhadap komentar orang tatkala sedang beribadah

📣 Ustadz Firanda Andirja, MA

👥 Fb.com/TausiyahBimbinganIslam

📌 Nasehat Diri
“Semangat Memperbaiki Diri Melalui Al-Qur’an & Cahaya Sunnah”
📠CHANNEL Telegram NasehatDiri https://goo.gl/gHSLjg

Sumber : broadcast wa