Mempengaruhi dengan Kebajikan

Pada jaman Tiongkok Kuno, ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yg berprofesi sebagai pemburu &  mempunyai anjing² yg galak namun kurang terlatih.
Anjing² itu sering melompati pagar & mengejar domba² petani.
Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing²nya, tapi ia tdk mau peduli.

Suatu hari anjing² itu melompati pagar & menyerang beberapa domba, sehingga terluka parah.
Petani itu merasa tak sabar, & memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu & berkata; “Saya bisa saja menghukum pemburu itu, memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjing²nya, tapi Anda akan kehilangan seorang teman & mendapatkan seorang musuh.Mana yg kau inginkan, teman atau musuh yg jadi tetanggamu?”

Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.“Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yg mana anda harus menjaga domba² anda, supaya tetap aman & ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman.”

Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.
Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga domba terbaiknya & menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu, yg mana mereka menerima dg sukacita dan mulai bermain dgn domba² tsb.

Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya.

Sejak saat itu anjing² itu tidak pernah mengganggu domba² pak tani.

Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak²nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.

Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.

Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yg baik.

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan,
“CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN & MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DGN KEBAJIKAN…..”

Sumber : broadcast WA

Calon Istri Menurut Al-Khawarizmi

Kutiru ahli astronomi & matematika muslim ternama:

“Al-Khawarizmi”

Muhammad bin Musa Al Khawarizmi adalah ilmuwan matematika penemu bilangan nol. Ia lahir di Khawārizm (Khiva, Uzbekistan) sekitar tahun 780. Karenanya ia dikenal sebagai Al-Khawarizmi.

Al-Khawarizmi juga disebut sebagai Bapak Matematika atau Bapak Aljabar. Sebab, aljabar yang hingga kini digunakan berasal dari bukunya, Al-Jabar. Buku karyanya itu membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Selain ahli matematika, Al-Khawarizmi juga ahli astronomi dan astrologi.

Suatu hari, Al-Khawarizmi ditanya tentang calon istri terbaik. Penemu bilangan nol ini kemudian menjawab dengan menggunakan rumusnya.

“Agama itu nilainya 1, sedangkan hal lain nilainya 0.
Jika wanita itu shalihah dan baik agamanya, maka nilainya 1
Jika dia cantik, tambahkan 0 di belakangnya. Jadi nilainya 10
Jika dia kaya, tambahkan 0 lagi dibelakangnya. Jadi nilainya 100
Jika dia keturunan orang baik-baik dan terhormat, tambahkan 0 lagi. Jadi nilainya 1000..!

Sebaliknya jika dia cantik, kaya dan nasabnya baik tetapi tidak punya agama, nilainya hanya 0.
Berarapun 0 dihimpun, ia tetap 0..!”

Demikianlah jawaban hebat dengan matematika. Al-Khawarizmi mengajarkan kepada kita, mencari istri hendaklah menjadikan agama sebagai pertimbangan utama.

Jika agamanya baik, maka kelebihan-kelebihan yang lain akan menjadi kebaikan yang berlipat ganda. Namun jika agamanya tidak ada, tidak berguna segala kelebihan wanita.

Yang dimaksud dengan agama bukanlah sekedar pengetahuan. Bukan pula latar belakang pendidikan jurusan agama. Tetapi pemahaman dan pengamalannya.

Agamanya baik, artinya ia memahami agama dan mengamalkannya.

Agamanya baik, artinya akhlaknya baik. Agamanya baik, artinya karakternya baik.

Wanita cantik dan agamanya baik, ia akan menggunakan kecantikannya untuk melayani suami. Persis seperti gambaran istri membahagiakan dalam hadits Nabi; jika dipandang ia menyenangkan. Maka ketenangan dan kebahagiaan pun memenuhi kehidupan pernikahan.

Wanita kaya dan agamanya baik, ia akan menggunakan kekayaannya di jalan kebaikan. Seperti bunda Khadijah, ia membantu suami berdakwah, ia menggunakan hartanya untuk perjuangan Rasulullah.

Wanita dari nasab terhormat dan agamanya baik, ia menjadi kehormatan tersendiri bagi suami. Dan juga menjadi saham yang baik bagi anak-anaknya nanti.

Maka jika engkau bertanya wanita manakah yang terbaik untuk menjadi istri, sesuai rumus Al Khawarizmi, jawabannya adalah pertama-tama carilah wanita shalihah barulah engkau perhitungkan kelebihan-kelebihan lainnya.
.

jadi bagaimana?

(sekilas cerita yang ditulis oleh salah satu guru kami 🙂 )

Sumber : broadcast WA

Tentang Hari Akhir

4:00 pagi kita bangun solat subuh, kemudian kita bersiap2 utk ke tempat kerja, sampai kantor pukul 7:00 pagi, hari masih gelap.

Mungkin kita anggap hari ini akan hujan, jadi abaikan. Masuk kantor, bekerja dan kita lihat pukul 12:00 siang, sudah waktunya makan siang, tapi keadaan masih tetap gelap.

Keluar pintu kantor, suasana masih gelap, hitam pekat seperti malam..mungkin masih bisa dianggap hari ini akan hujan lagi. Jadi abaikan saja.

Tapi kalo jam 14:00 pm pun hari masih gelap.. pertanda apa itu?..keesokkan pun sama, nonton tv semua orang kalang kabut menceritakan bahawa dunia ini sudah tidak ada lagi siangnya..dan begitu juga dengan lusa..masih tidak ada lagi matahari..

Tetapi pada hari keempat kita bangun pagi, kita dapat melihat matahari, tetapi jangan terkejut karena matahari telah terbit dari sebelah barat..
Kehebatan ahli dunia akan mengatakan itu fenomena alam, tapi sadarkah, itulah pertanda besar yang paling awal sebelum tibanya hari kiamat!!
Maka telah tertutuplah pintu taubat..

Saat itu, kita akan lihat satu fenomena luar biasa di mana golongan kaya akan keluarkan semua harta utk diinfakkan, golongan yang tidak pernah baca quran, 24 jam baca quran, golongan yang tak pernah solat jemaah akan berlari2 menunaikan solat secara  berjemaah..tapi sayangnya semuanya sudah tidak berguna lagi..

Bismillahirrahmanirrahim.
😒 Kenapa kita tidur saat Allah memanggil? Tapi kita sanggup menahan kantuk saat menonton film selama 3 jam?

😣 Kenapa kita bosan saat baca al-qur’an? Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku lain?

😐 Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah? Tpi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?

😥 Kenapa masjid semakin kecil? Tapi bar dan club? semakin besar?

😈 Kenapa kita lebih sangat senang menyembah ART IS? Tapi sangat susah untuk menemui ALLAH? Pikirkan itu   
      🙄 Apakah anda akan menforward pesan ini?

😦 Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan dengan kawan yang lain? Allah Berkata: “Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman…”

1. Biarkan didalam whatsapp, line, bbm dsb  anda tanpa bermanfaat untuk org lain.

2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda. . Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala  🙂
-renungkanlah..
Bacalah
KIAMAT menurut Agama Islam di tandai dgn:
          – Kemunculan Imam Mahdi
          – Kemunculan Dajjal
          – Turunnya Nabi Isa (AS) 
          – Kemunculan Yakjuj dan Makjuj
          – Terbitnya matahari dari Barat ke Timur
          – Pintu pengampunan akan ditutup
          – Dab’bat al-Ard akan keluar dari tanah & akan menandai muslim yang sebenar2nya
          – Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang beriman sejati shg mereka tidak perlu mengalami tanda2 kiamat lainnya
          – Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
          – Pemusnahan/runtuhnya Kabah
          – Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
          – Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa bimbang dan ketakutan
          – Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati dan yg ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali
         
          Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda:
          “Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku  buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak”
         
Kita bisa kirim ribuan bbm mesra, promote, bc yang  terlalu penting tapi bila kirim yang berkaitan dengan ibadah mesti berpikir 2x.
         
          Allah berfirman : “jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu maka Aku berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari syurgaKu”
         
          Itulah yg dimaksud dajjal yg bermata satu: artinya hanya mmikirkan duniawi drpda akhirat.          Kerugian meninggalkn solat:
          Subuh:
          Cahaya wajah akan pudar.
          Zuhur:
          Berkat pendapatan akan hilang.
          Asar:
          Kesehatan mulai terganggu.
          Maghrib:
          Pertolongan anak akan jauh di akhirat nanti.
          Isya’:
          Kedamaian dlm tidur sukar didapatkan.
          Sebarkan dgn ikhlas. tiada paksaan dalam agama
          Niatkan ibadah(sebarkan ilmu walau 1 ayat)
         
          Nasihat Kubur:          🔊
         
          1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah .. aku dengan TAHAJUD
         
          2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHIM..
         
          3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca 📖 AL-QUR’AN.
         
          4). Aku adalah tempatnya binatang2 🐍 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SEDEKAH,
         
          5). Aku yg menyepitmu hingga hancur  bilamana tidak Solat, bebaskan sempitan itu dengan SOLAT
         
          6). Aku adalah tempat utk merendammu dg cairan yg sangat amat sakit, 😮 bebaskan rendaman itu dgn PUASA..
         
          7). Aku adalah tempat Munkar & Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawapanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimah “LAILAHAILALLAH”
         
          Kirim 📩 ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
          Karena, saat kamu membawa Al-Qur’an, setan biasa2 saja.
          Saat kamu membukanya, syaitan mulai curiga.
          Saat kamu membacanya, ia gelisah.
          Saat kamu mmahaminya, ia kejang2.
          Saat kamu mengamalkan Al-Qur’an dlm kehidupan shari-hari, ia stroke.
          Trus n trus baca & amalkan agar syaitan stroke dan mati.
          Ketika anda ingin menyebarkan .. ini, lagi2 syaitan pun mencegahnya.
         
          Syaitan berbisik;
          “SUdahlaaaaaah tak usah bersusah payah di SEBARKAN, tak penting , BUANG WAKTU saja, tak mungkin akan di baca “…
         
          Sekecil apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya puluhan kali ganda ..
         
  Ø Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak bisa kembali :
          1. Waktu
          2. Kata-kata
          3. Kesempatan

K: Kiblat
A: Arah
A: aku
B: Bersujud hingga
A: akhir
H: Hayatku

Sumber : broadcast Line

Rahasia Kecerdasan Habibie

👍👍👍 Mumtaz
Ayo kita tiru Pa Habibie 👌👌
~Rahasia Kecerdasan Habibie ~

Saya mungkin diantara yang selama ini tidak tahu, bahwa cara BJ Habibie menghabiskan waktunya adalah rahasia terbesar dari kecerdasan beliau yang luar biasa.

Habibie tidak hanya memiliki IQ sangat tinggi (200), melebihi IQ Albert Einstein (160). Beliau tidak sekedar pemikir (penemu “crack theory” pesawat terbang), tapi juga eksekutor yang membidani kelahiran sederet industri strategis Indonesia, seperti IPTN (DI), PAL, PINDAD, INTI, dan lainnya.

Bahkan kecerdasan beliau merambah kebijakan ekonomi. Dengan teori zig-zag, memperkuat Rupiah dari terpuruk hingga Rp17.000,-/USD menjadi menguat hingga Rp7000,-/USD. Hebatnya, terjadi ditengah badai krisis moneter 1998/1999, dalam waktu 1 tahun saja.

Karena waktu yang kita miliki sama banyaknya dengan beliau, 24 jam sehari, maka tentu rahasia waktu ini perlu kita kupas lebih dalam sebagai pencerahan.
Siapa sangka ternyata beginilah Habibie mengalokasikan waktunya (dan silahkan mempersiapkan diri mengikuti):

SHOLAT (2 jam)
YASIN dan TAHLIL (1,5 jam)
BERENANG dan MANDI (2 jam)
MAKAN (3 jam)
TERIMA TAMU (3 jam)
MEMBACA dan MENULIS (7,5 jam)
TIDUR (5 jam)

SHOLAT
~ selain memberikan ketenangan bathin, saat beliau sujud dan kepala di posisi terendah diantara seluruh anggota badan, dalam posisi memuji Yang Maha Tinggi, darah segar mengalir dari jantung dibantu efek grafitasi menyusuri pembuluh-pembuluh darah terhalus di otak di sekujur kepala beliau. Dalam kerendahan hati hamba yang ikhlas bersujud, Sang Maha Pencipta menyembunyikan satu rahasia untuk hambanya.

YASIN dan TAHLIL
~selain memberikan kedekatan dalam penghambaan beliau kepada sang Maha Pencipta Otak beliau itu sendiri, aktivitas ini juga menjadi latihan memperkuat jaringan otak sekaligus berfungsi jadi obat anti pikun bagi beliau. Banyak sekali ide brilian beliau justru muncul di saat tengah khusuk dan tenang membaca Yasin dan Tahlil.

BERENANG dan MANDI
~ disamping menyegarkan tubuh dan melancarkan sirkulasi darah, momen olahraga renang ini memperkuat stamina, endurance dan menghasilkan energi yang mengalir hebat untuk aktivitas beliau yang padat.

MAKAN
~menu sehat memastikan supply energy mencukupi kebutuhan beliau. Diikuti oleh ritual puasa senin-kamis, yang hampir tidak pernah absen, membantu beliau sehat hingga usia yang panjang.

TERIMA TAMU
~mengisi kebutuhan emosi dari hubungan antar manusia yang sehat, yang saling menyenangkan dan tentunya memberi inspirasi bagi sahabat-sahabat beliau.

MEMBACA dan MENULIS
~ kualitas sekaligus produktivitas beliau menggunakan 7,5 jam di waktu menulis dan membaca ini sangat tinggi. Sholat, yasinan, tahlilan yg dilakukan dengan ikhlas serta berenang telah memberikan beliau ketenangan jiwa dan kedalaman berpikir. Ini menjadi sumber ilham atas gagasan-gagasan beliau yang selalu brilian.
Dengan 7.5 jam yang berisi pertimbangan yang bijaksana, pemikiran yang dalam, kejernihan hati, dan ilham serta inspirasi yang terus mengalir, bagaimana terobosan dan prestasi hebat tidak mampu beliau torehkan?

TIDUR
~tingginya amal dan aktivitas produktif serta damainya suasana kejiwaan beliau yang dicirikan oleh kuatnya spiritualitas menyebabkan tidur beliau yang hanya 5 jam berlangsung sangat nyenyak dan memberikan kesegaran untuk beraktifitas di keesokan harinya.

Maka, jika kita ingin memperbaiki diri, teladanilah figur yang masih hidup bersama kita saat ini. Teladan Habibie dalam mengelola waktunya setiap hari.
Manfaatnya, secara langsung tentu untuk diri kita dan keluarga.
Tapi imbasnya kepada kemaslahatan bangsa juga pada akhirnya.

Indonesia tentu tengah menunggu lahirnya gelombang semangat Habibie-habibie baru.
Indonesia menunggu…

Perth, 2 Maret 2015
Prayudhi Azwar

Kemuliaan Penghafal Al-Qur’an

Bismillah…

Kenapa Penghafal Al-Qur’an diberikan kemuliaan yang luar biasa oleh Allah? Kenapa sampai dikatakan dalam sebuah hadits qudsi, penghafal Al-Qur’an adalah keluarga Allah dan yang mendapatkan kekhususan disisiNya?

Kira-kira kenapa?

“Menghafal al-qur’an itu begini ya. Dipegang kepala, buntutnya lepas. Dipegang buntutnya, kepalanya lepas. Dipegang tengahnya, kepala dan buntutnya meronta-ronta.” kataku pada partner setoran hafalan qur’anku.

Karena: di situlah letak kemuliaannya…

Sambil mengatakan hal tersebut sambil aku teringat perkataan seorang ustadz hafizh qur’an yang hafalannya sudah sangat mutqin:
“Di situlah letak kemuliaannya. Karena tidak mudah, tapi terus berusaha, pantang menyerah, sudah menangis-nangis, tapi tidak kapok-kapok untuk mengumpulkan lagi hafalan yang mudah terlepas dari ingatan itu.. Unta kabur yang dicari lagi dan terus-menerus diikat lagi, kabur lagi diikat lagi, terus saja begitu.. Lama-lama juga terikat kuat, asal kita sudah terbiasa. Tidak berhenti. Lanjutkan terus. Sesulit apapun jalan di depan nantinya.
Karena: di situlah letak kemuliaannya…

Kemuliaan sebesar itu, apa mungkin jalannya semulus yang kita kira? Tidak. Butuh sekali kemampuan mengendalikan hawa nafsu yang sukanya menghindari yang sulit-sulit, cari gampangnya saja. Yang sukanya, menikmati kemalasan dan nyaman dalam alasan-alasan pembelaan diri.
Mampu melawan hal itu dan melanjutkan perjuangan menghafal dan menjaga qur’an, adalah kemenangan atas diri sendiri. Kemenangan intern.
Karena: di situlah letak kemuliaannya…

Ibarat: kalam-kalam Ilahi ini adalah mutiara. Diawal banyak penyelam yang berusaha mengambilnya. Mengumpulkan sebanyak mungkin. Lalu dalam perjalanan mengumpulkannya. Sekali waktu pernah terlena dengan pemandangan laut yang sangat indah, lupa pada tujuan utama untuk mengumpulkan mutiara. Akhirnya tersibukkanlah menikmati pemandangan sekeliling. Sampai saat tabung oksigen sudah habis… barulah ia sadar, menyelamnya ia adalah untuk mencari mutiara, mengumpulkan sebanyak mungkin mutiara untuk dibawa pulang. Tapi keterlenaan dan kelalaian membuat ia lupa sama sekali pada tujuan awal. Lebih mengerikan lagi, saat ia berusaha kembali ke permukaan karena kehabisan oksigen, karena terburu-buru, terjatuhlah semua mutiara yang telah dikumpulkan pada awalnya.
Pulang tanpa membawa apa-apa. Sia-sia…
Semoga Allah melindungi kita dari menjadi seperti sang penyelam yang lupa akan tujuan utamanya mengumpulkan mutiara…
Mampu melawan keterlenaan dan kelalaian akan berbagai keindahan dalam jatah usia yang sudah Allah berikan, lalu tergerak kembali mengumpulkan mutiara kalamNya, satu demi satu..
Bukankan itu luar biasa? Kalau bukan Allah yang mampukan kita berpaling atas hal-hal tersebut, memang siapa lagi?
Karena: di situlah letak kemuliaannya…

Karenanya, jangan pernah berhenti! Dalam menghafal Al-Qur’an, meraih kemuliaan dan keridhaan Allah, mungkin ada lelah, itu manusiawi. Tapi, jangan berhenti! Lanjutkanlah lagi perjalanan yang telah kita mulai ini. Agar Allah ridha memberikan kalamNya, firmanNya, untuk kita jaga dalam hati-hati kita. Karena kita menunjukkan keseriusan kita padaNya dengan tidak berhenti, entah sepayah apapun…

Wallahua’lam bishshawaab…

Sumber : broadcast WA

AIR INI HANYA UNTUK INSINYUR!!!

Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun 1940-an.
Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yg kering.
Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur” Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.

Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar.

Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya-tanya: Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku? Apakah karena aku pekerja rendahan,sedangkan mereka insinyur ? Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka?

Pertanyaan ini selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan “SIKAP POSITIF” . Muncul komitmen dalam dirinya.

Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.

Tidak jarang olok-olok dari teman pun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bisa lulus SMA. Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi. Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang kenegerinya dan bekerja sebagai insinyur.

Kini ia sudah menaklukkan ”rasa sakit”nya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja. Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaan pun karirnya menyusul yang lain. 

Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.

Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya. 

Suatu hari insinyur tersebut datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; “Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu”

Apa jawab sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini: “Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini.

Kini sikap positfnya sudah membuahkan hasil, lalu apakah ceritanya sampaidi sini?
Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yang berasal dari bangsa Arab.

Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya? Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company)salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia.

Ditangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini perusahaaan ini menghasilakn 3.4 juta barrels (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.

Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap dunia.
Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.

Terbayangkah, hanya dengan mengembangkan hinaan menjadi hal yang positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorang penguasa minyak yang paling berpengaruh di seluruh dunia.

Itulah kekuatan”SIKAP POSITIF”
Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita …
Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita ….
Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya … Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat “Bersikap Positif” dan menjadi bagian dari solusi.

Sumber : broadcast WA